Pernahkah kamu mendadak merasa jantung berdebar kencang tanpa alasan yang jelas? Sering kali kita menganggap sepele rasa berdebar tersebut sebagai kelelahan biasa. Padahal, gangguan irama jantung atau aritmia bisa menjadi masalah serius jika tidak segera dideteksi.
Kabar baiknya, Primaya Hospital Kelapa Gading baru saja memperkenalkan solusi medis modern yang jauh lebih aman, Ablasi Jantung Tanpa Radiasi. Melalui teknologi non-fluoroscopic cardiac ablation, dokter kini bisa memetakan jalur listrik jantung kamu secara presisi tanpa perlu bergantung pada paparan sinar X-Ray.
Mengapa Teknologi Ini Penting?
Mungkin kamu bertanya-tanya, apa bedanya dengan prosedur biasa? Dengan sistem 3D electro-anatomical mapping, tindakan medis menjadi jauh lebih akurat dan minimal invasif. Keuntungan utamanya adalah kamu terhindar dari paparan radiasi, yang tentu saja lebih aman bagi tubuh dalam jangka panjang.
Prof. Dr. dr. Yoga Yuniadi, Sp.JP(K), mengingatkan bahwa kondisi seperti Atrial Fibrilasi (AF) sering kali tidak menunjukkan gejala (asimtomatik).
"Keluhan jantung berdebar sering dianggap sepele, padahal bisa meningkatkan risiko stroke hingga lima kali lipat," jelasnya pada konferensi pers di Primaya Hospital Kelapa Gading, Jakarta, Sabtu (9/52026).
Baca Juga: Primaya Hospital Hadirkan Layanan Berbasis Center of Excellence di Primaya Rajawali Hospital
Kolaborasi Global untuk Layanan Internasional
Dalam acara "Live Case – Hands on Non Fluoroscopic Ablation Course" yang digelar hari ini (9/5), tim dokter Primaya Hospital Kelapa Gading juga berkolaborasi dengan pakar internasional dari Taiwan, Prof. Yenn-Jiang Lin.
Hal ini membuktikan bahwa kamu tidak perlu lagi jauh-jauh ke luar negeri untuk mendapatkan perawatan jantung yang canggih. Layanan seperti Angioplasti, PCI, hingga Ablasi modern kini sudah tersedia dengan standar internasional di Jakarta.