Nama Ossy Dermawan semakin dikenal luas sebagai figur profesional dengan kiprah yang melintasi berbagai bidang. Tak hanya berpengalaman di dunia militer dan pemerintahan, ia juga aktif di ranah politik, olahraga, hingga budaya.
Saat ini, Ossy menjabat sebagai Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), sekaligus mengemban sejumlah peran strategis lain yang mencerminkan kapasitas kepemimpinannya yang multidimensi.
Di luar tugas resminya, Ossy juga menunjukkan sisi yang lebih dekat dengan publik. Melalui media sosial Instagram, ia terpantau aktif membagikan aktivitas, pemikiran, serta kontribusinya di berbagai bidang kepada lebih dari 20 ribu pengikut.
Dan, dikutip dari berbagai sumber, Selasa (14/4/2026), berikut Olenka rangkum profil singkat Ossy Dermawan.
Latar Belakang Keluarga
Lahir di Jakarta pada 9 November 1976, Ossy Dermawan berasal dari keluarga perantau Minangkabau. Ia merupakan anak ketiga dari empat bersaudara, dengan ayah berasal dari Balingka, Agam, dan ibu dari Garegeh, Bukittinggi.
Lingkungan keluarga yang menjunjung tinggi nilai pendidikan dan kerja keras turut membentuk karakter disiplin dan ambisius dalam dirinya sejak usia dini.
Pendidikan
Pendidikan dasar hingga menengah ditempuh Ossy di Jakarta, dimulai dari SDN Menteng 01 Pagi, SMPN 1 Cikini, hingga SMAN 8 Jakarta.
Dikutip dari IDN Times, saat duduk di bangku SMA, Ossy mendapatkan kesempatan mengikuti program pertukaran pelajar American Field Service (AFS) di Melbourne, Australia selama satu tahun. Pengalaman ini menjadi fondasi penting dalam membangun wawasan globalnya.
Selepas SMA, ia sempat menempuh studi Akuntansi di Universitas Padjadjaran sebelum beralih ke jalur militer. Ia kemudian memperoleh beasiswa untuk melanjutkan pendidikan di Norwich University, Amerika Serikat.
Di sana, ia meraih dua gelar Bachelor of Science di bidang Business Administration dan Computer Information System, sekaligus mencatat prestasi sebagai lulusan terbaik (valedictorian) pada tahun 2000, menjadi mahasiswa asing pertama yang meraih predikat tersebut sejak universitas berdiri.
Ia juga melanjutkan pendidikan magister di bidang Strategic Studies di Nanyang Technological University, Singapura, dan lulus pada 2014.
Pengabdian di Dunia Militer
Karier Ossy dimulai di Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD), di mana ia mengabdi selama lebih dari 17 tahun.
Dikutip dari laman sulbar.atrbpn.go.id, ia terlibat dalam sejumlah penugasan penting, termasuk Operasi Pemulihan Keamanan di Ambon serta misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon.
Dalam karier militernya, ia juga menduduki berbagai posisi strategis, mulai dari komandan peleton hingga komandan kompi.
Baca Juga: Profil Emil Dardak yang Kini Jabat Wakil Gubernur Jawa Timur
Transisi ke Dunia Sipil dan Jejak Karier
Setelah pensiun dini pada 2014, Ossy melanjutkan pengabdian di ranah sipil. Dikutip dari Liputan6.com, ia dipercaya sebagai Asisten Pribadi Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dan kemudian tetap berperan sebagai staf pribadi hingga saat ini.
Kariernya terus berkembang di berbagai bidang. Ia menjabat sebagai Manajer LavAni Volleyball Club sejak 2019 dan berhasil membawa klub tersebut meraih juara Proliga 2022 dan 2023.
Selain itu, dikutip dari laman LinkedIn pribadinya, ia juga dipercaya sebagai Direktur Eksekutif Museum dan Galeri SBY-Ani sejak 2020, menunjukkan kepeduliannya terhadap pelestarian seni dan budaya.
Pada tahun 2025, ia juga diangkat sebagai Komisaris PT Telkom Indonesia melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa.
Sementara itu, puncak kariernya di pemerintahan ditandai dengan pelantikannya sebagai Wakil Menteri ATR/BPN pada 21 Oktober 2024.
Kiprah di Partai Politik
Di ranah politik, Ossy aktif di Partai Demokrat. Dikutip dari laman resmi partai Demokrat, ia pernah menjabat sebagai Kepala Badan Komunikasi Strategis sebelum dipercaya menjadi Wakil Sekretaris Jenderal untuk periode 2020–2025.
Setelah Kongres Partai Demokrat 2025, ia kembali mendapat amanah sebagai Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi (BPOKK).
Penghargaan
Sepanjang kariernya, Ossy Dermawan telah meraih berbagai penghargaan bergengsi. Dikutip dari Liputan6.com, di bidang akademik ia dikenal sebagai lulusan terbaik Norwich University.
Di lingkungan militer, ia juga meraih predikat terbaik dalam berbagai pendidikan.
Negara turut menganugerahkan sejumlah tanda jasa, seperti Satyalencana Dharma Nusa, Satyalencana Santi Dharma, serta Satyalencana Kesetiaan.
Ossy juga menerima medali dari Perserikatan Bangsa-Bangsa atas kontribusinya dalam misi perdamaian di Lebanon.
Kekayaan
Dikutip dari Kompas.com, dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan pada 16 Maret 2026, total kekayaan Ossy Dermawan tercatat mencapai sekitar Rp10,7 miliar. Nilai tersebut mengalami peningkatan dari sebelumnya Rp9,2 miliar.
Ia juga tercatat memiliki empat aset properti dengan total nilai Rp 685 juta, yang terdiri dari tanah di Bekasi dan Subang.