Tentang Paramount
Dikutip dari LinkedIn Paramount Enterprise International, Paramount Enterprise International (Paramount Group Indonesia) merupakan kelompok usaha terdiversifikasi yang berbasis di Gading Serpong, Tangerang, dengan pengembangan kawasan perkotaan sebagai inti kegiatan bisnisnya.
Perusahaan ini memiliki visi menjadi pengelola yang bertanggung jawab dalam membangun masa depan yang lebih baik bagi masyarakat.
Paramount didirikan pada tahun 1992 dan berkembang menjadi salah satu pengembang kawasan kota modern yang diperhitungkan di Indonesia dengan ribuan karyawan.
Pengembangan kawasan terpadu menjadi fokus utama perusahaan, dengan pendekatan berbasis riset dan inovasi untuk memastikan setiap proyek mampu menjawab kebutuhan masyarakat masa kini dan masa depan.
Masih dikutip dari LinkedIn Paramount Enterprise International, Paramount memiliki portofolio bisnis yang luas melalui berbagai unit usaha yang mencerminkan karakter perusahaan sebagai kelompok usaha terdiversifikasi.
Di sektor properti, Paramount menjalankan kegiatan bisnisnya melalui Paramount Land yang berfokus pada pengembangan kawasan hunian dan komersial terpadu.
Perusahaan juga mengelola layanan kesehatan melalui Bethsaida Hospital serta mengembangkan industri perhotelan melalui Parador Hotels & Resorts dan bisnis gaya hidup melalui Seraphim.
Selain itu, Paramount turut berkontribusi di bidang pendidikan melalui Matana University dan Kinder Haven, serta menjalankan kegiatan sosial melalui Yayasan Moriah & Matana.
Diversifikasi usaha Paramount juga mencakup sektor energi melalui Paramount Energy sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
Melalui diversifikasi tersebut, Paramount berkembang menjadi salah satu kelompok usaha terpadu yang berpengaruh di Indonesia dengan komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan.
Tentang Danliris
Selain dikenal melalui bisnis properti, Elizabeth Sindoro juga berperan penting dalam industri tekstil nasional melalui PT Dan Liris (Danliris).
Dikutip dari laman resmi Danliris, Elizabeth Sindoro menjabat sebagai President Commissioner sekaligus Chairwoman Danliris sejak tahun 2004.
Sebagai salah satu tokoh utama yang memberikan arah dan visi bagi perusahaan, ia memiliki pengalaman kepemimpinan yang luas dan berperan penting dalam menjaga keberlanjutan pertumbuhan Danliris.
Didirikan pada tahun 1974 di Solo, Jawa Tengah, Danliris merupakan produsen tekstil dan garmen Indonesia yang sepenuhnya terintegrasi. Perusahaan ini menghasilkan berbagai produk tekstil berkualitas tinggi untuk lebih dari 20 negara serta pasar domestik Indonesia.
Didukung oleh lebih dari 5.000 tenaga kerja terampil dan fasilitas produksi modern, Danliris mengoperasikan berbagai divisi produksi mulai dari spinning, weaving, dyeing, finishing, printing hingga garmen.
Dengan fasilitas terintegrasi tersebut, perusahaan mampu menyediakan solusi produksi tekstil secara menyeluruh sesuai kebutuhan klien.
Danliris memproduksi lebih dari 6 juta potong garmen serta sekitar 50.000 bal benang dan kain setiap tahun. Produk-produk perusahaan telah menjadi pilihan berbagai merek internasional seperti Country Road, Barbour, dan DKNY.
Melalui peningkatan teknologi produksi serta pelatihan tenaga kerja, Danliris mampu mempertahankan daya saing di tingkat global sekaligus mendukung perkembangan industri tekstil nasional.