Budi Santoso, laki-laki yang menjabat sebagai Menteri Perdagangan di Kabinet Merah Putih itu mungkin menjadi salah satu birokrat paling loyal. Wajar ia menghabiskan hampir seluruh kariernya di Kementerian Perdagangan RI setelah akhirnya mencapai puncak tertinggi di Kementerian tersebut usai didapuk menjadi menteri oleh Presiden Prabowo Subianto.

Perjalanannya menjadi orang nomor satu di Kemendag bukan sesuatu yang lahir secara instan, bukan karena lobi politik tingkat atas atau jabatan ‘hadiah’ karena urusan politik, itu murni buah dari loyalitas dan dedikasi.

Baca Juga: Buka Suara Soal Usulan Pilkada Lewat DPRD, Istana Sebut Itu Bukan Usulan Prabowo

Tidak diketahui secara jelas, kapan Budi mulai menata kariernya di Kemendag. Namun yang jelas sekitar 16 tahun lalu tepatnya pada 2010 ia sudah menjabat Kasubdit Ekonomi Kreatif pada unit Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional.

Beberapa tahun mengampu jabatan ini, Budi kemudian mendapat promosi menjadi Atase Perdagangan India setelah konsisten menunjukan kinerja positif. Budi lantas pindah dan berkantor di India.

Di posisinya sebagai Atase Perdagangan India, Budi konsisten dengan performanya. Hal ini yang bikin ia diganjar jabatan baru setelah kembali dari India.

Budi kini diangkat sebagai Kepala Bagian Program dan Kerjasama pada unit Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional.

Karier Budi di Kementerian Perdagangan meluncur sangat mulus. Setelah pengangkatan itu, Budi mulai dipercaya menduduki berbagai jabatan penting Eselon II di lingkungan Kementerian.

Adapun jabatan mentereng Eselon II yang pernah dijabat Budi adalah Kepala Pusat Data dan Informasi pada 2017, ditahun yang sama ia juga menjabat Direktur Bina Usaha dan Pelaku Distribusi lalu satu tahun setelahnya ia menjabat Kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian.

Pada 2020 ia didapuk menjadi Kepala Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei. Di periode yang sama ia juga menjabat sebagai Kepala Biro Keuangan.

Adapun jabatan terakhir Budi sebelum diangkat menjadi menteri adalah Sekretariat Jenderal di Kemendag, jabatan itu telah ia ampuh sejak 14 Agustus 2024.

Baca Juga: Terbaru! Begini Kondisi Hubungan Jokowi dengan SBY

Budi Santoso punya riwayat pendidikan yang lumayan mentereng. Ia merupakan jebolan pendidikan S1 Komunikasi Massa di Universitas Sebelas Maret, Surakarta.

Di jenjang S2, ia mengambil Ilmu Administrasi di Universitas Indonesia lalu kembali mengambil pendidikan komunikasi di jenjang S3 atau Doktor di Universitas Sahid.