Direktur Eksekutif Nagara Institute, Akbar Faizal mendesak Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk berhenti mengampanyekan teknologi artificial intelligence (AI) dalam berbagai kunjungannya.
Menurut Akbar Faizal, kecanggihan akal imitasi tak selalu membawa dampak baik dan berguna, dibalik kecanggihannya AI menyimpan risiko besar yang sedang mengintai generasi muda sekarang ini, mirisnya kata dia, Gibran selama ini tampil mempromosikan IA tanpa memberi penjelasan dan pemahaman yang mumpuni.
“Sdr Wapres @gibran_tweet, saya ingin Anda bersikap tentang risiko mematikan teknologi AI. Sbg juru kampanye AI —meski hanya sekadar nyebut kalimat ‘…AI’ pada banyak pernyataan Anda tanpa sekalipun menjelaskan apa dan bgmn AI itu. Kami butuh penjelasan tentang risiko itu,” kata Akbar Faizal di X Pribadinya dilansir Olenka.id Jumat (2/10/2026).
Menurut Akbar Faizal mengampanyekan AI tanpa penjelasan dan edukasi adalah sebuah kejahatan yang bisa saja dikemudian hari menjerumuskan masyarakat. Dia meminta Gibran berhenti melakukan itu.
“Itu agenda jahat lho. Sesekali jadilah berguna,” tegasnya.
Selain secara sukarela menjadi juru kampanye teknologi akal imitasi, Gibran juga kerap melakukan hal-hal nirmanfaat, salah satu yang sedang gencar ia lakukan adalah mengunjungi siswa keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG), dimana Gibran juga dinilai datang tanpa membawa solusi. Lagi pula masalah seperti ini tak seharusnya diurus wakil presiden cukup para staf saja yang memberikannya.
Akbar Faizal mengatakan, gencarnya kunjungan Gibran jelas dimaksud untuk mendongkrak elektabilitasnya untuk menghadapi berbagai agenda politik kedepannya, Gibran sedang memanfaatkan kebobrokan program pemerintahnya sendiri untuk memoles citranya, sesuatu yang menurut Akbar Faizal sangat ironi.
Baca Juga: Pencopotan Listyo Sigit, Kode Keras Prabowo Buat MK Segera Diskualifikasi Gibran!
“Ketimbang rutin kunjungi anak yg keracunan makanan MBG. Biarkan itu dikerjakan staf MBG. Anda tampaknya ingin menuai respek elektoral dari keruwetan program pemerintahan Anda ini ketimbang ikut bertanggungjawab,” pungkasnya.