Marriott International meraih posisi #1 Tempat Kerja Terbaik di Indonesia 2026, Large Category oleh Great Place to Work®. Dalam survei yang melibatkan 7.140 associate Marriott di seluruh Indonesia, 95% karyawan menyampaikan bahwa Marriott adalah tempat kerja yang luar biasa, di mana angka ini jauh melampaui rata-rata global sebesar 59%.

“Saya sangat bangga bahwa Marriott International dinobatkan sebagai #1 Tempat Kerja Terbaik di Indonesia 2026, Large Category. Meskipun saya bisa saja membahas apa artinya pencapaian ini bagi merek atau bisnis kami, hal yang paling utama adalah apresiasi terhadap associates kami. Penghargaan ini bukan hanya soal peringkat, melainkan tentang orang-orang yang menjadikan setiap momen di tempat kerja terasa begitu manusiawi,” ujar Ramesh Jackson, Regional Vice President, Indonesia & Malaysia, Marriott International, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (31/8/2026).

Baca Juga: Musim Mas Raih Penghargaan Atas Kontribusi Membangun Daya Saing di Industri Hijau

“Saya merasa terhormat dapat menyaksikan bagaimana tim kami di seluruh Indonesia saling mendukung dengan cara-cara yang sangat menyentuh hati. Ini bukan sekadar pencapaian yang dicentang dalam perjalanan kami—melainkan sebuah tanggung jawab dan komitmen kami untuk dijalankan setiap harinya. Bersama-sama, kita telah membuktikan wujud nyata dari prinsip ‘Mengutamakan Manusia’ (Put People First) dalam keseharian,” tambah Ramesh.

Inti dari identitas regional Marriott adalah orang-orang yang menghidupkan kehangatan ini setiap harinya, didorong oleh kebanggaan dan semangat mereka sendiri. Fransiska Siregar, Mixologist di The St. Regis Jakarta, menunjukkan komitmen Marriott terhadap pemberdayaan perempuan dalam bidang yang secara tradisional didominasi oleh pria. Bakatnya telah membawanya dari Jakarta untuk guest shifts dan bar takeovers di berbagai properti, termasuk The Tokyo EDITION, Renaissance Bali Uluwatu, The St. Regis Bangkok, dan The Ritz-Carlton, Fukuoka. Baginya, pertumbuhan dan kesuksesan didorong oleh dedikasi dan kapabilitas—bukan gender.

Di sisi lain, Putu Gudur Sukarsa, Director of Human Resources di The Westin Resort Nusa Dua-Bali, telah menjadikan Marriott sebagai ‘rumah’-nya selama 29 tahun. Memulai perjalanannya hampir tiga dekade lalu sebagai Operator Telepon, Gudur secara bertahap meniti karier hingga memimpin fungsi HR di properti saat ini. Kisahnya adalah bukti budaya pengembangan karier jangka panjang di Marriott, membuktikan bahwa dedikasi yang dipadukan dengan pengembangan berkelanjutan menawarkan potensi pertumbuhan tanpa batas di dalam sebuah perusahaan seperti Marriott.

Imarwati, Housekeeping Associate di Sheraton Surabaya Hotel & Towers, yang merupakan penyandang disabilitas pendengaran, telah menjadi anggota keluarga hotel selama 23 tahun. Lulusan SLB Karya Mulia Surabaya ini awalnya bergabung dengan departemen laundry sebelum menemukan passion di bagian Housekeeping. Di sana, Imarwati bangga menciptakan kamar dan ruang yang rapi serta nyaman bagi para tamu.

Ketika Keramahan Terasa seperti Pulang ke Rumah

Keramahtamahan tidak dapat dihasilkan melalui prosedur operasional standar yang kaku. Terinspirasi oleh sifat ramah yang dimiliki oleh masyarakat Indonesia, Marriott International berkomitmen untuk menerjemahkan semangat otentik keramahtamahan Indonesia ke dalam setiap pengalaman tamu, mengubah sapaan sederhana menjadi momen yang tulus, dan setiap kunjungan hotel menjadi pengalaman seperti ‘pulang ke rumah’.

"Sejak dulu, Indonesia adalah negara yang dibangun atas semangat kebersamaan, di mana masyarakat saling menguatkan dan menginspirasi satu sama lain untuk menjadi versi terbaik dari diri mereka" tambah Ramesh. "Kehangatan tulus yang dirasakan tamu kami di setiap properti adalah cerminan dari semangat kebersamaan dan rasa bangga staf kami terhadap budaya Indonesia. Peran kami sebagai organisasi hanyalah menciptakan lingkungan di mana kehangatan dapat berkembang secara alami.”