Usai keramas, sebagian orang memilih langsung menggunakan hair dryer, sementara yang lain lebih suka membiarkan rambut kering dengan sendirinya.
Banyak yang percaya bahwa mengeringkan rambut secara alami lebih aman karena terhindar dari paparan panas.
Namun, anggapan tersebut ternyata tidak sepenuhnya benar. Menurut para ahli, rambut yang dibiarkan basah terlalu lama juga bisa menjadi lebih rapuh dan mudah rusak.
Artinya, baik mengeringkan rambut dengan angin maupun menggunakan hair dryer memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Lantas, metode mana yang sebenarnya lebih baik untuk menjaga kesehatan rambut? Dikutip dari Times of India, Selasa (7/7/2026), berikut penjelasannya.
Kelebihan Mengeringkan Rambut Secara Alami
Mengeringkan rambut dengan angin atau air drying tidak melibatkan panas sehingga dapat mengurangi risiko kerusakan akibat suhu tinggi.
Cara ini membantu menjaga kelembapan alami rambut, meminimalkan risiko ujung bercabang, dan sering menjadi pilihan yang lebih aman bagi mereka yang memiliki rambut yang diwarnai atau telah menjalani perawatan kimia.
Kekurangan Air Drying
Meski lebih lembut, membiarkan rambut basah terlalu lama ternyata juga memiliki sisi negatif. Rambut yang terus berada dalam kondisi lembap menjadi lebih rentan patah karena struktur batang rambut sedang berada dalam kondisi paling rapuh.
Selain itu, kulit kepala yang lembap dalam waktu lama dapat menciptakan lingkungan yang mendukung munculnya iritasi atau masalah pada kulit kepala, terutama jika rambut sulit kering.
Baca Juga: Rambut Sering Rontok? Coba Konsumsi 5 Makanan Ini untuk Membantu Menguranginya Secara Alami
Apakah Hair Dryer Selalu Merusak Rambut?
Tidak selalu. Penggunaan hair dryer dengan cara yang benar justru dapat membantu menjaga kesehatan rambut.
Jika digunakan dengan suhu rendah atau sedang serta dijaga pada jarak yang aman dari rambut, hair dryer dapat membantu menghaluskan kutikula rambut, mengurangi kelembapan berlebih pada kulit kepala, mengontrol rambut kusut, sekaligus mempermudah proses penataan rambut.
Sebaliknya, penggunaan suhu yang terlalu tinggi dan terlalu sering dapat menghilangkan kelembapan alami rambut, merusak protein penyusun batang rambut, meningkatkan risiko ujung bercabang, serta membuat rambut tampak kusam.
Pendapat Ahli
Pendiri Shahnaz Husain Group, Shehnaz Hussain, menjelaskan bahwa mengeringkan rambut secara alami memang lebih lembut karena tidak melibatkan panas sehingga risiko kerusakan rambut lebih kecil.
Namun, metode ini membutuhkan waktu lebih lama. Sementara itu, hair dryer menawarkan kecepatan dan memudahkan penataan rambut hanya dalam waktu sekitar 10 hingga 20 menit.
Meski demikian, penggunaan hair dryer setiap hari tanpa pelindung panas (heat protectant) dan dengan suhu tinggi dapat membuat rambut semakin kering, kulit kepala kehilangan kelembapan, serta meningkatkan risiko rambut bercabang.
Daripada memilih salah satu metode secara mutlak, para ahli menyarankan teknik pengeringan hibrida.
Caranya, tepuk rambut secara perlahan menggunakan handuk berbahan lembut atau kain mikrofiber untuk mengurangi sisa air tanpa menggosoknya.
Setelah itu, biarkan rambut mengering secara alami selama sekitar 20 hingga 30 menit. Ketika rambut sudah tidak terlalu basah, lanjutkan dengan menggunakan hair dryer pada suhu rendah atau sedang hingga benar-benar kering.
Metode ini membantu mengurangi waktu rambut berada dalam kondisi basah sekaligus meminimalkan paparan panas berlebih.
Nah Growthmates, pada akhirnya tidak ada metode yang benar-benar lebih unggul antara mengeringkan rambut secara alami maupun menggunakan hair dryer. Yang paling menentukan kesehatan rambut adalah cara Anda menggunakannya.
Membiarkan rambut kering dengan angin memang menghindarkan rambut dari kerusakan akibat panas, tetapi rambut yang terlalu lama basah juga lebih mudah rapuh.
Sebaliknya, penggunaan hair dryer dengan suhu yang tepat, jarak yang aman, dan tidak berlebihan justru dapat menjadi pilihan yang aman sekaligus membantu mengurangi risiko kerusakan akibat rambut yang terlalu lama lembap.
Dengan kata lain, bukan metode pengeringannya yang paling penting, melainkan bagaimana Anda melakukannya dengan benar.
Baca Juga: Ingin Rambut Cepat Panjang? Coba Air Beras yang Dicampur 4 Bahan Alami Ini