Siapa yang tak mengenal Ariel NOAH? Sejak era 2000-an, sosoknya sudah menjadi idola banyak orang, terutama saat masih menjadi vokalis band Peterpan. Eksistensinya di industri musik Tanah Air pun terus bertahan lewat berbagai karya bersama NOAH.

Tak hanya dikenal sebagai musisi, belum lama ini Ariel juga sukses mencuri perhatian lewat aktingnya dalam film Dilan: ITB 1997. Menariknya, dalam film tersebut Ariel langsung dipercaya memerankan tokoh utama sebagai Dilan versi dewasa.

Keterlibatannya di proyek ini ternyata bukan tanpa alasan. Ariel mengaku peran tersebut menjadi cara untuk mewujudkan mimpi lamanya merasakan kehidupan sebagai mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB). Diketahui, ia sempat gagal lolos masuk Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ITB saat muda dulu.

Tak hanya tampil di satu film, Ariel juga didapuk memerankan Dilan versi dewasa dalam dua judul sekaligus, yakni Dilan: ITB 1997 dan Dilan Amsterdam. Ia pun menyebut pengalaman ini sebagai kesempatan untuk menghidupkan kembali bayangan masa muda yang dulu belum sempat terwujud.

Terlepas dari debutnya dalam film garapan sutradara Pidi Baiq, berikut telah Olenka rangkum dari berbagai sumber, Selasa (12/5/2026), untuk mengenal lebih lanjut sosok dan perjalanan karier Ariel NOAH.

Baca Juga: Lebih Dekat dengan Dee Lestari: Musisi yang Menjelma Jadi Penulis Bestseller Indonesia

Profil Ariel NOAH

Ariel NOAH memiliki nama lengkap Nazril Irham dan lahir di Pangkalan Brandan, Langkat, Sumatera Utara pada 16 September 1981. Ia merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara, pasangan Nazmul Irphan dan Darlina Darwis yang sama-sama berasal dari Minangkabau.

Ayah Ariel diketahui bekerja sebagai pegawai lapangan di perusahaan Pertamina. Karena pekerjaannya tersebut, keluarga Ariel kerap berpindah tempat tinggal mengikuti lokasi kerja sang ayah.

Setelah sempat tinggal di Pangkalan Brandan, Ariel dan keluarganya kemudian pindah ke Langsa, Aceh. Setelah tujuh tahun menetap di sana, Ariel dan keluarga akhirnya pindah ke Bandung, kota yang kemudian menjadi awal perjalanan kariernya di dunia musik Tanah Air.

Sebagai musisi yang memiliki banyak penggemar, terutama dari kalangan perempuan, kehidupan pribadi Ariel NOAH juga kerap menjadi sorotan publik. Pada Januari 2005, Ariel diketahui menikah dengan Sarah Amalia dan dikaruniai seorang putri bernama Alleia Anata Irham. Namun, rumah tangga keduanya berakhir dengan perceraian pada 2008.

Kisah asmara Ariel dengan Luna Maya juga sempat menjadi perhatian besar publik. Hubungan keduanya mulai ramai diperbincangkan sejak 2004, sempat berpisah, lalu kembali dikabarkan menjalin hubungan beberapa tahun kemudian.

Selain itu, Ariel juga pernah dikaitkan dengan sejumlah nama publik figur lain, seperti Sophia Latjuba, Intan Muchtar, hingga Aura Kasih.

Perjalanan Karier

Sejak kecil, Ariel NOAH memang sudah menunjukkan ketertarikan besar pada dunia musik. Saat duduk di bangku SMP, ia bahkan mulai aktif membentuk grup band bersama teman-temannya. Menariknya, Ariel awalnya justru ingin menjadi pemain bas dan tak pernah terpikir menjadi seorang vokalis.

Perjalanan bermusiknya dimulai lewat band bernama Peppermint. Namun, grup tersebut hanya bertahan sekitar tujuh bulan. Setelah itu, Ariel kembali membentuk beberapa band lain seperti Sliver hingga Cholesterol pada 1997 bersama Uki, Qibil, dan Erick. Saat itu mereka banyak membawakan lagu-lagu bergenre britpop.

Tak berhenti di situ, Ariel kemudian membentuk band Topi bersama Uki, Lukman, Abel, Ari, dan Andika. Meski beberapa grup musik yang dibentuknya sempat bubar di tengah jalan, pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya.

Baca Juga: Musisi dan Seniman Gelar Charity Match untuk Palestina, KOMS & HOPE Kolaborasi dengan Dompet Dhuafa

Hingga akhirnya pada 1 September 2000, Ariel bersama beberapa personel Topi sepakat membentuk band baru bernama Peterpan dengan formasi Ariel, Uki, Lukman, Reza, Andika, dan Indra. Menurut pengakuan Ariel, terbentuknya Peterpan justru terjadi tanpa perencanaan besar sebelumnya.

Bersama Peterpan, Ariel dan kawan-kawan mulai tampil dari kafe ke kafe di Bandung, termasuk O’Hara dan Sapu Lidi. Penampilan mereka di kafe Sapu Lidi kemudian menarik perhatian Noey dari Java Jive yang memasukkan lagu “Mimpi yang Sempurna” ke album kompilasi Kisah 2002 Malam. Lagu tersebut sukses besar dan menjadi jalan Peterpan mendapat kontrak rekaman dari Musica Studio's

Nama Peterpan benar-benar melejit setelah merilis album Taman Langit pada 2003. Kesuksesan mereka semakin memuncak lewat album Bintang di Surga yang dirilis pada 2004. Sosok Ariel sebagai frontman dengan karakter vokal khas dan lirik-lirik emosional membuat namanya menjadi salah satu idola terbesar di industri musik Indonesia saat itu.

Kini, Peterpan telah bertransformasi menjadi NOAH dan tetap menjadi salah satu band populer Tanah Air. Bersama NOAH, Ariel bahkan pernah mencetak rekor konser di dua benua dan lima negara dalam sehari serta meraih berbagai penghargaan musik bergengsi.

Selain sukses di dunia musik, Ariel juga aktif di dunia hiburan lain dengan membintangi sejumlah iklan dan film. Ia pernah tampil dalam film Sang Pemimpi sebagai Arai, hingga film dokumenter Awal Semula yang mengangkat perjalanan karier Peterpan hingga menjadi NOAH.

Prestasi dan Penghargaan

Sebagai vokalis band NOAH, Ariel telah mengukir banyak prestasi dan penghargaan sepanjang karier bermusiknya. 

Baca Juga: Profil dan Perjalanan Karier Musisi Ternama Anang Hermansyah, Pernah Jadi Anggota Dewan

Bersama NOAH maupun saat masih menggunakan nama Peterpan, ia sukses meraih berbagai penghargaan bergengsi, termasuk Anugerah Musik Indonesia (AMI Awards) untuk kategori Album Terbaik-Terbaik lewat album Bintang di Surga, Seperti Seharusnya, dan Keterkaitan Keterikatan. Tak hanya itu, lagu “Bintang di Surga” dan “Separuh Aku” juga berhasil memenangkan kategori Karya Produksi Terbaik-Terbaik.

Kemampuan Ariel sebagai penyanyi dan penulis lagu juga mendapat pengakuan luas. Pada Desember 2010, Rolling Stone Indonesia menempatkan Ariel di posisi ke-43 dalam daftar 50 Penyanyi Indonesia Terbaik. 

Sementara pada Februari 2014, namanya kembali masuk dalam daftar 100 Pencipta Lagu Indonesia Terbaik versi Rolling Stone Indonesia dan berada di peringkat ke-28.