Nestlé DANCOW kembali menggelar DANCOW Indonesia Cerdas Season 2 pada tahun 2026 dengan melibatkan 192.000 siswa dari 2.168 sekolah di 40 kota dan 15 provinsi se-Indonesia. Gelaran kompetisi edukatif tersebut menjadi bagian dari kampanye Nestlé DANCOW #NyataBawaMakna sebagai komitmen untuk memberdayakan setiap orang agar dapat menciptakan makna dan dampak positif sehingga mereka dapat berkembang dengan baik di masa depan.
Direktur Corporate Affairs PT Nestlé Indonesia, Fajar Dewantara, mengungkapkan bahwa kegiatan ini juga sejalan dengan visi Nestlé, yaitu menggunakan potensi makanan dan minuman untuk meningkatkan kualitas kehidupan individu saat ini dan generasi mendatang. Maka dari itu, selama lebih dari 100 tahun, Nestlé DANCOW secara konsisten mendukung tumbuh kembang anak-anak Indonesia secara optimal melalui pemberian gizi dan stimulus belajar yang tepat.
Baca Juga: OREO Dorong 7.000 Siswa Dapatkan Akses Pembelajaran Menyenangkan Lewat Program OREO Berbagi Seru
“Kami percaya bahwa pemenuhan gizi yang tepat diimbangi oleh stimulasi akan mendorong anak-anak untuk belajar lebih baik dan tumbuh menjadi individu tangguh yang siap menghadapi tantangan masa depan,” ungkap Fajar dalam pembukaan DANCOW Indonesia Cerdas Season 2 di Jakarta, Senin (18/5/2026).

Ia menambahkan, DANCOW Indonesia Cerdas Season 2 digelar dengan tiga tahapan, di mana saat ini kompetisi memasuki tahap seleksi tingkat provinsi untuk wilayah DKI Jakarta dan Banten. Sebanyak delapan Sekolah Dasar dari Jakarta dan Banten bersaing untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam hal literasi, numerasi, serta pemecahan masalah secara kreatif.
Dalam kesempatan yang sama, Staf Ahli Menteri Bidang Regulasi dan Hubungan Antar Lembaga Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Biyanto, mengapresiasi inisiatif Nestlé DANCOW sebagai wujud sinergi lintas sektor dalam membangun ekosistem pendidikan yang mendorong semangat berprestasi serta membangun karakter anak hebat yang tangguh, percaya diri, dan mencintai proses belajar.
Ia juga menekankan bahwa ‘Education is a slow movement but powerful force’; di mana pendidikan adalah investasi terbaik dalam membangun masa depan anak-anak dan bangsa. Maka, membantu anak meraih mimpi setinggi-tingginya melalui mendidikan adalah tugas bersama, termasuk lewat penyelenggaraan kompetisi seperti ini.
“Semoga kedepannya Nestlé DANCOW dan Kemendikdasmen RI bisa terus bersinergi di agenda-agenda berikutnya, dan kepada siswa-siswi peserta: ikuti kegiatan ini sebaik-baiknya, sejujur-jujurnya, dan jadikan pengalaman ini sebagai bagian dari internalisasi nilai-nilai karakter di ‘7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat’,” tegas Biyanto.
Lebih lanjut, Johanlie Aliffin selalu Category Marketing Manager DANCOW mengatakan bahwa Nestlé DANCOW secara konsisten berkomitmen untuk menciptakan suatu platform edukatif yang dapat dinikmati jutaan masyarakat Indonesia. Dimulai sejak tahun lalu, kompetisi ini telah mendapatkan animo yang sangat positif sehingga kompetisi DANCOW Indonesia kembali digelar pada tahun ini.
“Kami berharap melalui kompetisi ini menjadi wadah pembelajaran bagi para siswa untuk mengeksplorasi potensi hebat mereka, didukung oleh gizi lengkap dari Nestlé DANCOW,” imbuhnya.
Menyoal pentingnya pemberian stimulasi, Saskhya Aulia selalu Psikolog Anak dan Keluarga menuturkan bahwa kompetisi edukatif yang sesuai usia dan didampingi dengan baik merupakan cara efektif untuk menstimulasi perkembangan kecerdasan anak secara menyeluruh. Dari segi akademik, kompetisi dapat mendorong anak berpikir lebih fokus, strategis, kreatif, kritis, sekaligus meningkatkan motivasi intrinsik untuk terus berkembang. Dari segi emosional, kompetisi membantu anak mengenali dan mengelola perasaan, seperti belajar menghadapi rasa gugup, kecewa, maupun rasa percaya diri atas pencapaian. Sementara secara sosial, anak bisa belajar tentang aturan, sportivitas, dan empati.
“Terlebih kompetisi berbasis tim seperti DANCOW Indonesia Cerdas, mereka jadi lebih memahami bahwa keberhasilan tidak hanya bergantung pada diri sendiri, tetapi juga kolaborasi,” jelas Saskhya.
Untuk diketahui, sebanyak delapan Sekolah Dasar terpilih dari DKI Jakarta dan Banten telah melalui proses seleksi awal di tingkat daerah sebelum hari ini berlaga di Jakarta dalam rangkaian tahapan seleksi tingkat provinsi. Mewakili Jakarta: SDN Sukabumi Selatan 05 Pagi, SDN Cipinang Cempedak 01 Pagi, SDN Pela Mampang 03 Pagi, dan SDN Rorotan 03 Pagi. Adapun perwakilan dari Banten: SDN Kunciran 7 Tangerang, SDS Mutiara Bangsa 1, SD Poris Indah, dan SDN Kampung Bambu 3.
Di tingkat provinsi DKI Jakarta, SDN Cipinang Cempedak 01 Pagi berhasil meraih juara 1, diikuti SDN Rorotan 03 Pagi sebagai juara 2, SDN Sukabumi Selatan 05 Pagi di posisi juara 3, dan SDN Pela Mampang 03 Pagi di juara 4. Sementara untuk provinsi Banten, seleksi tingkat provinsi dimenangkan oleh SDN Kunciran 7 Tangerang sebagai juara 1, disusul SD Poris Indah sebagai juara 2, SDS Mutiara Bangsa 1 sebagai juara 3, dan SDN Kampung Bambu 3 di posisi juara 4.
Nantinya pemenang pertama dari masing-masing provinsi berhak melaju ke babak final pada Juli-Agustus 2026 yang akan ditayangkan dalam bentuk program edutainment di Indosiar dan media digital lainnya untuk mendorong semangat belajar seluruh anak Indonesia.