Kabar deretan petinggi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sempat menggemparkan publik. Tercatat ada empat petinggi OJK yang mundur dari jabatan mereka seiring merosotnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada dua hari perdagangan, 28-29 Januari 2026 lalu.

Salah satu di antaranya adalah Inarno Djajadi yang sebelumnya menduduki posisi Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon (PMDK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

Inarno Djajadi sendiri bukan nama baru di industri pasar modal nasional. Seperti apa sosok dan perjalanan kariernya? Berikut Olenka sajikan sejumlah informasi terkait seperti telah dirangkum dari berbagai sumber, Jumat (6/2/2025).

Baca Juga: Rekam Jejak Mukhamad Misbakhun: Politisi Keuangan yang Namanya Masuk Bursa Ketua OJK

Profil dan Perjalanan Karier Inarno Djajadi

Lahir di Yogyakarta pada 31 Desember 1962, Inarno Djajadi merupakan Sarjana Ekonomi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan lulus pada 1981. 

Nama Inarno bukan sosok asing di dunia pasar modal. Kariernya di sektor ini dimulai sejak 1989 dan telah membentang lebih dari 30 tahun, memberinya pengalaman panjang dalam industri keuangan dan investasi.

Sebelum dipercaya menduduki jabatan strategis di OJK, Inarno mengawali langkah profesionalnya sebagai treasury officer di PT Aspac Uppindo Sekuritas pada 1989–1991. Ia kemudian dipercaya menjadi Direktur di perusahaan yang sama pada 1991–1997. Setelah itu, Inarno melanjutkan karier sebagai Direktur PT Mitra Duta Sekuritas sepanjang 1997–1999.

Pada 1999, ia sempat menjabat sebagai Direktur di PT Widari Sekuritas. Setahun berikutnya, ia dipercaya memimpin PT Madani Sekuritas sebagai Direktur Utama untuk periode 2000–2003.

Perjalanan kariernya berlanjut di lembaga kliring pasar modal. Inarno pernah mengemban peran sebagai Direktur Utama sekaligus Komisaris dan Komisaris Utama PT KPEI selama 2003–2016. 

Selain itu, ia juga menjabat Komisaris Utama PT Maybank Kim Eng Securities (2013–2014), Komisaris Utama PT CIMB Niaga Securities (2014–2017), serta menjadi Komisaris Bursa Efek Indonesia pada 2017–2018.

Baca Juga: Profil dan Perjalanan Karier Mirza Adityaswara, Wakil Ketua Dewan OJK yang Ikut Tanggalkan Jabatan

Di luar jabatan korporasi, Inarno aktif berkiprah dalam organisasi profesi. Ia pernah tergabung dalam Ikatan Pialang Efek Indonesia pada 1992–1994, menjadi anggota Dewan Pengawas Profesi Pasar Modal Indonesia periode 2017–2020, serta dipercaya memimpin ISEI Jakarta Raya sejak 2020.

Pada 2022, Inarno Djajadi resmi ditunjuk sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK setelah lolos uji kelayakan dan kepatutan di DPR RI yang berlangsung pada 6–7 April 2022.

Namun, memasuki tahun ke-empat mengemban amanah tersebut, Inarno memutuskan mengakhiri masa jabatannya. Pengunduran diri itu terjadi bersamaan dengan mundurnya Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar dan Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, serta Bursa Karbon, I.B. Aditya Jayaantara.