Di tengah gaya hidup yang semakin sibuk, masyarakat kini semakin mengutamakan solusi perawatan diri yang praktis dan efisien.

Salah satu tren yang tengah berkembang adalah lazy hairscaping, yakni rutinitas merawat rambut dengan cara yang lebih sederhana tanpa mengorbankan penampilan.

Tren ini semakin relevan di Indonesia yang memiliki iklim panas dan lembap. Kondisi tersebut membuat kulit kepala lebih cepat berminyak sehingga rambut mudah terlihat lepek, kehilangan volume, dan terasa kurang segar. Bagi mereka yang memiliki mobilitas tinggi, tidak selalu ada waktu untuk keramas atau menata rambut kembali di sela aktivitas.

Kebutuhan tersebut turut tercermin dari meningkatnya minat masyarakat terhadap produk dry shampoo. Berdasarkan data internal Sociolla, pencarian produk dry shampoo meningkat lebih dari 50 persen.

Sementara itu, kategori haircare tumbuh lebih dari 15 persen secara tahunan (YoY), dengan hair treatment sebagai pendorong utama. Di dalamnya, dry shampoo menjadi salah satu subkategori dengan pertumbuhan tercepat, yakni lebih dari 35 persen YoY.

Temuan internal Woshday juga menunjukkan lebih dari 60 persen responden mengaku sering mengalami kulit kepala berminyak. Bahkan, lebih dari 70 persen memilih dry shampoo sebagai solusi cepat untuk mengatasi rambut lepek. Namun, banyak pengguna masih mengeluhkan residu putih yang sulit dibaurkan hingga aplikasi produk yang kurang presisi.

Menjawab kebutuhan tersebut, Celebrity Hairstylist sekaligus Certified Trichologist, Rey Nathanael, meluncurkan inovasi terbaru melalui Woshday Dry Shampoo Puff, dry shampoo non-aerosol yang dirancang untuk membantu mengurangi minyak berlebih pada kulit kepala sekaligus mengembalikan tampilan rambut agar tetap segar dan bervolume.

Berbeda dari dry shampoo pada umumnya, produk ini dilengkapi puff applicator yang memungkinkan aplikasi lebih presisi tanpa meninggalkan residu putih, sehingga lebih nyaman digunakan kapan saja.

"Seiring berkembangnya kebutuhan konsumen, kami melihat perawatan rambut kini tidak lagi berhenti pada saat keramas. Banyak orang membutuhkan solusi yang dapat membantu menjaga rambut tetap segar di sela-sela aktivitas, namun masih menghadapi berbagai tantangan saat menggunakan dry shampoo, seperti residu putih atau aplikasi yang kurang presisi. Karena itu, kami mengembangkan Woshday Dry Shampoo Puff sebagai inovasi yang nyaman digunakan sekaligus tetap sejalan dengan filosofi Woshday yang mengutamakan kesehatan kulit kepala sebagai fondasi rambut yang sehat," tutur Rey, yang juga Founder Woshday, dikutip dari keterangan resminya, Kamis (30/7/2026).

Woshday Dry Shampoo Puff sendiri diformulasikan dengan Willow Bark Extract yang membantu menyerap minyak berlebih di area pangkal rambut.

Produk ini juga mengadopsi konsep skincare-infused haircare melalui kandungan Amitose™ R, turunan asam amino yang membantu menjaga scalp barrier, serta Allantoin yang dikenal mampu menenangkan kulit kepala sensitif.

Kombinasi tersebut membuat produk ini tidak hanya membantu mengontrol minyak berlebih, tetapi juga menjaga kenyamanan kulit kepala sehingga tetap sehat meski digunakan di tengah aktivitas padat.

Baca Juga: Jawab Tantangan Rambut Lepek di Negara Tropis, Woshday Hadirkan Inovasi ‘Skincare-Infused Haircare’

Menurut Rey, banyak orang masih menganggap rambut lepek sekadar persoalan penampilan, padahal kondisi kulit kepala juga berpengaruh terhadap kesehatan rambut secara keseluruhan.

"Banyak orang menganggap rambut lepek hanya sebagai masalah penampilan, padahal kondisi kulit kepala juga menjadi salah satu indikator kesehatan rambut secara keseluruhan. Menjaga kebersihan dan keseimbangan kulit kepala merupakan fondasi penting untuk mendukung pertumbuhan rambut yang sehat. Karena itu, penggunaan dry shampoo sebaiknya diposisikan sebagai solusi di sela aktivitas, bukan sebagai pengganti keramas," jelas Rey.

Sebagai pelengkap rangkaian perawatan rambut, Woshday Dry Shampoo Puff hadir bersama Scalp Purifying Shampoo dan Hair Volumizing Conditioner untuk membantu menjaga kesehatan kulit kepala sekaligus mempertahankan volume rambut.

Rey juga membagikan cara penggunaan agar hasilnya lebih optimal.

"Gunakan pada area pangkal rambut yang berminyak, tepuk perlahan menggunakan puff applicator, lalu ratakan dengan jari hingga produk menyatu dengan rambut sebelum menata rambut kembali," tambah Rey.

Nah Growthmates, meningkatnya tren perawatan rambut praktis juga diamati oleh Social Bella. Menurut perusahaan, konsumen kini semakin mencari produk yang mampu mengikuti gaya hidup aktif sekaligus menjaga rasa percaya diri.

"Kami melihat konsumen semakin mengutamakan produk yang mampu mengikuti gaya hidup mereka yang aktif. Haircare kini tidak lagi dipandang sebagai rutinitas pelengkap, tetapi telah menjadi bagian dari kebutuhan sehari-hari untuk menjaga rasa percaya diri. Kehadiran Woshday Dry Shampoo Puff melengkapi pilihan solusi inovatif yang tersedia di ekosistem omnichannel Sociolla, sekaligus memperkuat komitmen kami dalam mendukung brand lokal yang terus menghadirkan inovasi sesuai kebutuhan konsumen Indonesia," kata Chrisanti Indiana, Co-founder & CMO Social Bella.

Woshday Dry Shampoo Puff mulai tersedia secara eksklusif melalui Sociolla.com dan SOCO App sejak 30 Juli 2026. Ke depannya, produk ini juga akan dipasarkan melalui TikTok Shop Woshday dan Shopee Woshday Official.

Menutup peluncuran tersebut, Rey menegaskan komitmen Woshday untuk terus menghadirkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.

"Ke depannya, kami akan terus mengembangkan inovasi haircare yang berangkat dari kebutuhan nyata konsumen Indonesia. Melalui pendekatan scalp-first haircare, kami ingin menghadirkan solusi yang tidak hanya praktis digunakan, tetapi juga mendukung kesehatan rambut dan kulit kepala dalam jangka panjang. Kami percaya, inovasi terbaik adalah inovasi yang mampu menjadi bagian dari keseharian masyarakat dan memberikan manfaat nyata," tutup Rey.

Baca Juga: Sociolla Perkuat Industri Beauty Lokal Lewat Kampanye Love Local 2026, Hadirkan Diskon hingga 50%