PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk. (RISE), emiten properti dengan portofolio residensial, kawasan industri, dan proyek mixed-use TANRISE, membuka tahun 2026 dengan kinerja yang impresif, ditopang oleh pertumbuhan pendapatan dan lonjakan laba yang signifikan. Hingga kuartal I 2026, Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp173,1 miliar, meningkat sekitar 36% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp127,1 miliar.

Seiring dengan pertumbuhan top line tersebut, Perseroan berhasil mencatatkan peningkatan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik Perusahaan menjadi Rp97,2 miliar, melonjak 496% secara year on year dibandingkan Rp16,3 miliar. Kinerja ini turut didorong oleh peningkatan laba bersih tahun berjalan yang mencapai Rp95,7 miliar, melonjak lebih dari lima kali lipat dibandingkan Rp18,1 miliar pada kuartal I 2025.

Baca Juga: CIMB Niaga Bagikan Dividen Rp4,07 Triliun dari Laba 2025

Direktur Utama Perseroan, Budi Agusti, menyampaikan “Capaian ini merupakan hasil dari kombinasi strategi penjualan yang tepat, pengelolaan biaya yang disiplin, serta kontribusi dari proyek-proyek unggulan Perseroan. Kami melihat momentum pertumbuhan ini sebagai validasi atas strategi bisnis yang kami jalankan, khususnya dalam mempercepat monetisasi proyek serta meningkatkan kualitas pendapatan. Ke depan, kami optimistis dapat menjaga tren pertumbuhan ini secara berkelanjutan."

Sepanjang tiga bulan pertama tahun ini, RISE berhasil membukukan pertumbuhan pendapatan yang didorong oleh kinerja segmen utama, termasuk kontribusi berkelanjutan dari portofolio real estate dan komersial. Pendapatan dari segmen real estate tercatat melonjak 40% YoY menjadi Rp117,4 miliar dan berkontribusi sebesar 68% dari total pendapatan. Sementara, kontribusi dari segmen perkantoran terus memberikan kontribusi pendapatan berulang (reccuring income) yang lebih stabil. Tercatat pendapatan dari segmen ini menyumbang Rp15,9 miliar.

Ke depan, Perseroan akan terus memperkuat strategi pengembangan kawasan real estate terintegrasi, termasuk proyek residensial, komersial, serta industrial estate yang menjadi fokus utama. Perseroan juga berencana mempercepat pengembangan landbank strategis serta meningkatkan recurring income melalui optimalisasi aset properti investasi dan hospitality.

“Dengan fundamental yang solid dan strategi yang adaptif, Perseroan optimistis dapat mempertahankan tren pertumbuhan positif sepanjang tahun 2026 serta memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi para pemegang saham," tutup Budi Agusti.