KASIKORNBANK (KBank) dan Ant International resmi menjalin kolaborasi strategis untuk memperkuat infrastruktur keuangan lintas negara melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan blockchain.
Kemitraan ini bertujuan menghadirkan sistem pembayaran internasional yang lebih cepat, efisien, dan mudah dikembangkan, sekaligus mendukung pengelolaan likuiditas yang lebih optimal bagi pelaku usaha di era ekonomi digital global.
Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang menggabungkan layanan keuangan teregulasi milik KBank dengan solusi finAI dari Ant International.
Melalui kerja sama ini, kedua perusahaan akan mengembangkan infrastruktur yang memungkinkan transaksi lintas negara dalam mata uang dolar Amerika Serikat (USD) berlangsung secara real-time selama 24 jam sehari dan tujuh hari seminggu.
Untuk mewujudkan sistem tersebut, inisiatif ini akan memanfaatkan Blockchain Deposit Accounts dari Kinexys by J.P. Morgan, unit bisnis blockchain di bawah J.P. Morgan Payments.
Teknologi ini dirancang untuk mendukung pergerakan likuiditas USD secara real-time, sehingga mampu meningkatkan kecepatan transaksi sekaligus memungkinkan operasional tanpa henti.
Selain mempercepat transaksi, KBank dan Ant International juga berencana mengembangkan solusi keuangan yang lebih komprehensif, mencakup penerimaan pembayaran, proses kliring, hingga penyelesaian transaksi.
Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional dan memperlancar arus kas para pelaku usaha yang memanfaatkan ekosistem pembayaran global Ant International.
Kerja sama ini merupakan kelanjutan dari hubungan strategis yang telah terjalin sebelumnya antara kedua perusahaan. Melalui Alipay+, platform dompet digital global milik Ant International, layanan mobile banking KPLUS dari KBank kini telah terhubung dengan jaringan yang mencakup sekitar 150 juta merchant dan 1,8 miliar akun konsumen di berbagai negara.
Tak hanya itu, integrasi dengan Antom juga memperluas jangkauan layanan KPLUS dengan menjadikannya salah satu opsi pembayaran melalui Google Pay bagi para pelaku usaha di Thailand.
Baca Juga: Sambut Masyarakat Ekonomi ASEAN 2025, KBank Perkuat Kemitraan Strategis dengan Bank Maspion
Dr. Karin Boonlertvanich, Executive Vice President KASIKORNBANK, menilai bahwa kolaborasi ini menjadi langkah penting untuk mengatasi tantangan utama dalam sistem keuangan internasional yang masih menghadapi hambatan akibat infrastruktur yang terfragmentasi.
“Kolaborasi ini mengatasi kendala utama dalam sistem keuangan lintas negara saat ini, di mana pergerakan likuiditas masih terhambat oleh infrastruktur yang terfragmentasi. Dengan mengintegrasikan blockchain ke dalam sistem keuangan teregulasi, kami menciptakan arus dana yang lebih berkelanjutan, transparan, dan mudah dikembangkan antara jaringan global dan ekonomi lokal,” tutur Dr. Karin,dikutip Senin (1/6/2026).
Sementara itu, General Manager of Platform Tech dan Senior Vice President Ant International, Kelvin Li, menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung kesiapan pelaku usaha menghadapi ekonomi global yang semakin terhubung.
“Di berbagai pasar berkembang, pemimpin industri seperti KBank tengah mendorong kesiapan masyarakat menghadapi ekonomi global yang semakin terhubung melalui adopsi teknologi AI dan blockchain yang aman dan lebih luas. Kami bangga dapat mendukung KBank melalui solusi fintech ini guna memberdayakan merchant di Thailand, khususnya pelaku usaha kecil, dengan solusi pembayaran yang lebih efisien agar dapat berkembang di pasar global,” kata Kelvin Li.
Melalui kerja sama ini, KBank dan Ant International menunjukkan komitmen bersama untuk membangun sistem pembayaran lintas negara yang lebih terintegrasi, efisien, dan dapat berkembang seiring kebutuhan bisnis global.
Dengan dukungan teknologi AI dan blockchain, kedua perusahaan berharap dapat meningkatkan keandalan sistem keuangan internasional sekaligus memperkuat fondasi perdagangan lintas negara di masa depan.
Baca Juga: AFTECH dan Jalin Ajak Industri Waspadai Fraud AI di Ekosistem Pembayaran Digital