Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi, menyambut baik terpilihnya Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) sebagaimana yang diputuskan oleh Komisi XI DPR RI dalam rapat internal yang digelar pada Kamis (27/8/2026). 

Diketahui, terpilihnya Destry Damayanti sebagai Gubernur BI ini menandai sejarah baru dalam kepemimpinan Bank Sentral, di mana untuk pertama kalinya posisi Gubernur BI diemban oleh seorang perempuan. Friderica atau yang akrab disapa Kiki ini menilai bahwa pergantian kepemimpinan di bank sentral akan semakin memperkuat koordinasi antara BI dan OJK, terutama dalam menjaga stabilitas sistem keuangan.

Selain Destry, Kiki juga menyampaikan ucapan selamat kepada Aida S. Budiman yang terpilih sebagai Deputi Gubernur Senior BI serta Solikin M. Juhro yang terpilih sebagai Deputi Gubernur BI untuk masa jabatan 2026-2031.

Baca Juga: OJK Soroti Fenomena Gen Z yang Harus Melawan Godaan Checkout dan Paylater untuk Bisa Menabung

"Saya senang Bu Destry terpilih sebagai Gubernur Bank Indonesia dan Bu Aida sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia dan juga Pak Solikin. Saya ucapkan selamat dan terutama juga senang makin banyak perempuan Indonesia yang memegang posisi yang penting," ungkap Kiki usai rangkaian acara Hari Indonesia Menabung di SRMA 13 Bekasi, Jumat (28/8/2026).

Kiki menambahkan, hubungan dan komunikasi antara OJK dengan Destry Damayanti maupun Aida selama ini telah berjalan dengan baik. Dengan Destry yang kini menempati posisi sebagai Gubernur BI, ia berharap koordinasi kedua lembaga dapat semakin kuat.

Baca Juga: OJK Bicara Soal Habit Menabung di Kalangan Gen Z: Sekadar Simpan Uang atau Sudah Punya Tujuan Finansial?

“Insya Allah koordinasi dan kerja sama akan semakin baik. Selama ini dengan Bu Destry dan Bu Aida sudah sangat baik komunikasinya,” lanjut Kiki.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa terdapat banyak ruang sinergi dan kolaborasi antara OJK dan BI yang dapat diperkuat ke depan. Salah satu fokus utama adalah menjaga stabilitas keuangan nasional.

“Sekarang Bu Destry yang menjadi Gubernur, saya Ketua OJK, banyak sekali yang bisa disinergi dan dikolaborasikan, terutama yang wajib adalah dalam konteks stabilitas keuangan,” ujarnya.

Menurutnya, koordinasi yang erat antara otoritas moneter dan otoritas sektor jasa keuangan menjadi penting untuk memastikan stabilitas sistem keuangan tetap terjaga di tengah dinamika perekonomian.

Terpilihnya Destry sebagai Gubernur BI sekaligus menambah representasi perempuan dalam jajaran pimpinan tinggi sektor keuangan nasional. Hal tersebut dinilai menjadi perkembangan positif, mengingat semakin banyak perempuan Indonesia yang dipercaya menduduki posisi strategis dalam pengambilan kebijakan ekonomi dan keuangan.

Dengan kepemimpinan baru di BI dan berlanjutnya koordinasi dengan OJK, sinergi kedua lembaga diharapkan semakin solid dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi serta menjaga stabilitas sistem keuangan Indonesia.