Bermula pada tahun 1980-an, Djoko Susanto yang saat itu tengah mengembangkan warung milik orang tuanya mendapatkan kesempatan untuk berkenalan dengan Putera Sampoerna, trah keluarga konglomerat Sampoerna Group. Pertemuan itu membuka jalan bagi Djoko untuk membangun Toko Gudang Rabat (TGR) pada tahun 1989, distributor rokok baru Sampoerna, yang menjadi cikal bakal Alfamart.

Lewat tangan dinginnya, Alfamart terus berkembang hingga mampu mengoperasikan 19.087 gerai di seluruh Indonesia dengan 3.583 gerai entitas anak per tahun 2023. Ekspansinya ke Filipina telah menjadikan negara tersebut memiliki 1.600+ gerai Alfamart. Tidak berhenti pada bisnis penjualan retail, Djoko juga membangun Alfaland Group yang bergerak dalam bidang properti di tahun 1993 serta Yayasan Pendidikan Bunda Mulia (YPBM) pada tahun 1985. Kelompok bisnis ini disebut sebagai AlfaCorp.

Baca Juga: Peran Anggota Keluarga Djoko Susanto dalam Bisnis Alfa Group

Anak Usaha PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk

PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk merupakan perusahaan induk yang menaungi Alfamart. Perusahaan ini melakukan IPO di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2009 dengan kode emiten AMRT. Mengutip laman resminya, berikut anak usaha AMRT:

  1. PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) dengan merek Alfamidi. Perusahaan ini bergerak pada perdagangan eceran untuk produk konsumen yang mulai beroperasi sejak tahun 2007. Perusahaan ini juga yang menaungi Lawson di Indonesia;
  2. PT Sumber Indah Lestari (SIL): DAN+DAN, perdagangan peralatan kesehatan yang mulai beroperasi pada tahun 2013;
  3. Alfamart Retail Asia Pte., Ltd. (ARA): Perusahaan investasi yang dimiliki 100% oleh PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk dan beroperasi sejak tahun 2014 serta berlokasi di Singapura;
  4. PT Sumber Trijaya Lestari (STL) dengan produk aksesmu. Perusahaan ini bergerak pada perdagangan besar untuk produk konsumen dan beroperasi sejak 2015;
  5. PT Global Loyalty Indonesia (GLI): Pengolahan data dan pengembangan aplikasi perdagangan secara e-commerce yang beroperasi sejak 2014.

Properti dan Pendidikan

Sementara itu, dalam bidang properti, AlfaCorp menaungi Alfaland Group. Mengutip laman resminya, kelompok bisnis ini dibagi dalam tiga (3) sub-bisnis, yakni:

  1. Manajemen hotel: Alfaland Group menaungi Omega Hotel Management dengan beragam merek seperti Signata, hotel bintang lima di Malaysia; jaringan hotel Cordela; Cordex Hotel; serta Alfa Resorts;
  2. Pembangunan properti: Grand Bima Mansion, Martadinata Point, Griya Hijau Regency (Ciputat & Cirebon), Alfa Tower, serta Lodan Center;
  3. Manajemen proerti: The Plaza Millennium, Medan; Pasar Minggu Point; serta Lodan Center.

Dalam bidang pendirikan, Yayasan Pendidikan Bunda Mulia (YPBM) saat ini menaungi Sekolah Bunda Mulia, Bunda Mulia School (SPK), dan Universitas Bunda Mulia. Kelima anak Djoko Susanto, yakni Hanto Djoko Susanto, Rita Djoko Susanto, Feny Djoko Susanto, Budiyanto Djoko Susanto, dan Harryanto Susanto, saat ini terlibat aktif dalam bisnis AlfaCorp dengan menduduki sejumlah jabatan strategis.