OVALE kembali mencatatkan prestasi dengan meraih penghargaan Creative Sales Campaign dalam ajang Marketeers Youth Choice Award (YCA) 2026. Penghargaan ini diberikan langsung oleh Generasi Z melalui survei independen yang melibatkan lebih dari 1.500 responden di lebih dari 20 kota di Indonesia.
Capaian tersebut menjadi validasi atas strategi komunikasi OVALE yang konsisten menempatkan audiens muda sebagai pusat inovasi dan pendekatan brand. Bagi OVALE, penghargaan ini bukan sekadar pengakuan atas keberhasilan kampanye, melainkan bentuk kepercayaan dari generasi yang dikenal kritis, rasional, dan menuntut transparansi.
Di tengah kondisi ekonomi yang menuntut efisiensi, konsumen semakin selektif terhadap klaim produk. Mereka membutuhkan bukti nyata, bukan sekadar janji pemasaran.
Baca Juga: Profil Harry Sanusi, Intip Jejak Perjalanan Karier Bos Kino Indonesia
Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2025 mencatat Generasi Z merupakan kelompok populasi terbesar di Indonesia dengan jumlah sekitar 74,93 juta jiwa atau setara 27,94 persen dari total populasi. Besarnya proporsi ini menjadikan Gen Z sebagai salah satu penggerak utama perekonomian nasional, sekaligus segmen pasar yang strategis bagi berbagai brand.
Pemahaman tersebut melahirkan kampanye #OVALEBeliKapasKotor, sebuah pendekatan komunikasi yang memanfaatkan “kapas kotor” sebagai simbol bukti nyata efektivitas produk. OVALE menggunakan kapas bekas pembersihan wajah sebagai alat demonstrasi bahwa produknya mampu mengangkat kotoran sekaligus memberikan sensasi segar setelah pemakaian.
Baca Juga: Ellips Luncurkan Shinergic, Dorong Kemandirian Finansial Perempuan Lewat Media Sosial
Melalui rangkaian produk Face Care yang praktis dan diperkaya bahan alami, OVALE ingin menunjukkan bahwa hasil penggunaan dapat terlihat secara langsung. Dalam kampanye ini, konsumen diajak “menjual” kapas kotor hasil membersihkan wajah menggunakan produk OVALE, baik secara offline maupun online.
Secara offline, OVALE menggelar roadshow di enam kota. Dalam kegiatan tersebut, OVALE Agent mengajak konsumen mencoba produk secara langsung dan menukarkan kapas kotor mereka dengan uang tunai. Sementara secara online, audiens diajak mengikuti tantangan #OVALEBeliKapasKotor melalui Instagram dengan mengunggah video kapas kotor menggunakan fitur Add Yours.

Pendekatan ini memungkinkan OVALE memperoleh bukti autentik dari pengguna asli sekaligus memperkuat kredibilitas brand. Pengalaman konsumen ditempatkan sebagai pesan utama, menggantikan klaim sepihak yang sering kali kurang dipercaya.
Secara internal, OVALE mencatat hasil positif selama periode kampanye, mulai dari peningkatan brand recall dan brand trust, pertumbuhan jumlah pengikut di media sosial, hingga lonjakan organic reach. Peningkatan tersebut turut diikuti pertumbuhan penjualan di berbagai wilayah Indonesia.
Baca Juga: Terus Berinovasi, Kino Rayakan Ulang Tahun ke-26 dengan Semangat 'Synergy in Diversity'
Group Brand Manager OVALE, Olga Yadiguna, menegaskan bahwa relevansi adalah kunci membangun kepercayaan konsumen, terutama di kalangan Gen Z.
“Penghargaan ini kami maknai sebagai pengingat bahwa relevansi brand tidak dibangun dari seberapa sering berbicara, tetapi dari seberapa konsisten mendengarkan dan melibatkan audiens. Ini menjadi pijakan awal bagi OVALE untuk terus tumbuh bersama Gen Z, sekaligus menguatkan kembali posisi OVALE sebagai pionir produk perawatan wajah yang sesuai dengan kebutuhan konsumen,” ujar Olga.

Ke depan, OVALE menegaskan bahwa penghargaan bukanlah tujuan akhir. Brand ini berkomitmen untuk terus menghadirkan pendekatan komunikasi yang berbasis pengalaman nyata, transparan, dan autentik. Tahun ini, OVALE menyiapkan berbagai kolaborasi dengan komunitas dan kreator, serta memperkuat interaksi langsung dengan konsumen di berbagai titik sentuh guna menjawab kebutuhan Gen Z terhadap brand yang relevan dan dapat dipercaya.