Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) buka suara menjawab pertanyaan publik terkait keanggotaannya di Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang baru ia umumkan secara terbuka beberapa hari lalu.
Pertanyaan ini muncul lantaran Jokowi mengaku sudah hampir setahun dirinya telah menjadi anak buah Kaesang Pangarep, dimana ia telah bergabung dengan PSI sejak Oktober 2025 lalu.
“Banyak yang bertanya kok baru ditunjukkan sekarang, ya kan suka-suka saya dong, kan ini kartu milik saya,” kata Jokowi saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI DPD Kabupaten Bekasi, Jawa Barat dilansir Senin (28/9/2026).
Jokowi mengatakan dirinya baru memilih mengumumkan status keanggotaannya di PSI secara terbuka sebab selama ini belum ada momentum yang pas.
“Bahwa saya tunjukkan di Bandung dan Bekasi ini karena momentumnya memang sekarang,” katanya.
Jokowi menilai momentum menjadi bagian penting dalam politik. Karena itu, ia memilih waktu ketika bertemu langsung dengan kader PSI di dua daerah tersebut.
“Politik ini kan momentum, momentumnya pas kan ya saya tunjukkan sekarang,” lanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga melontarkan candaan kepada kader PSI mengenai keanggotaannya di partai tersebut.
Ia meminta kader yang tidak setuju dengan keputusannya untuk menjadi anggota PSI maju ke hadapannya. Sebagai hadiah, Jokowi bergurau akan memberikan sepeda.
“Siapa setuju saya memilik kartu ini? Ada yang tidak setuju, maju, saya beri sepeda,” ucap Jokowi yang disambut tawa para kader.