Dari fenomena viral di media sosial, Dee Company mengadaptasi Cek Khodam menjadi film layar lebar bergenre horor komedi. Film Cek Khodam dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 16 Juli 2026.

Mengusung konsep segar, Cek Khodam membalik pola umum film horor. Jika biasanya manusia takut pada hantu, film ini justru menampilkan para hantu dan penghuni dunia khodam yang panik karena manusia mulai tidak takut lagi kepada mereka.

Baca Juga: Rumah Indofood Gelar Meet & Greet Film 'Garuda di Dadaku' di Jakarta Fair Kemayoran 2026

Di tengah tekanan hidup modern, seperti cicilan, tagihan, dompet kosong, dan tanggal tua,rasa takut manusia terhadap dunia gaib terus menurun. Kondisi itu membuat dunia khodam berada di ambang krisis.

Film ini bercerita tentang kekacauan yang terjadi ketika angka ketakutan manusia terus merosot.Para penghuni dunia khodam mulai berusaha mempertahankan eksistensi mereka agar tidak punah.Di tengah situasi tersebut, tiga sahabat tanpa sengaja terlibat dalam konflik besar yang dapat menentukan nasib dunia khodam dan dunia manusia.

Baca Juga: Film Dukun Magang Tayang 18 Juni, Horor Komedi tentang Benturan Logika dan Dunia Mistis

Cek Khodam juga menjadi film layar lebar pertama bagi Jirayut. Setelah dikenal luas sebagai penyanyi dan presenter, Jirayut kini menunjukkan sisi baru dirinya melalui film komedi horor yang penuh kejutan.

Kehadiran Jirayut menjadi salah satu daya tarik utama film ini. Energi komedi, karakter yang dekat dengan masyarakat, dan popularitasnya di berbagai kalangan diharapkan dapat memberi warna baru dalam perfilman Indonesia.

Film ini turut menghadirkan berbagai karakter gaib dengan kepribadian unik, mulai dari Noni Belanda, Genderuwo, Pocong Karuhun, hingga sejumlah penghuni dunia khodam lainnya. Mereka tidak hadir untuk menakut-nakuti manusia, melainkan berjuang menyelamatkan dunia mereka sendiri.

Produser Dee Company, Dheeraj Kalwani, mengatakan bahwa Cek Khodam lahir dari fenomena yang sangat dekat dengan masyarakat.

“Kami melihat bagaimana tren ini menjadi bagian dari percakapan sehari-hari dan kemudian mengembangkannya menjadi sebuah horor komedi yang segar, lucu, dan relevan dengan kehidupan saat ini," ujar Dheeraj Kalwani di Jakarta, Kamis (26/6/2026). 

la juga menyampaikan antusiasmenya atas keterlibatan Jirayut dalam film ini.

“Kami sangat antusias memperkenalkan Jirayut dalam debut film layar lebarnya. Kami percaya energi, komedi, dan kedekatannya dengan masyarakat akan menjadi salah satu daya tarik utama film ini," tambahnya.

Selain menghadirkan tawa dan hiburan, Cek Khodam juga menyindir realitas kehidupan modern. Film ini menggambarkan bahwa ketakutan terbesar manusia saat ini sering kali bukan lagi berasal dari dunia gaib,melainkan dari persoalan hidup sehari-hari.

Melalui tawa, petualangan, dan kekacauan dunia khodam, film ini mengajak penonton menikmati hiburan yang ringan, segar, dan dekat dengan kehidupan masa kini.