Dalam kesempatan yang sama, Kepala OJK Provinsi Sumatera Barat, Roni Nazra, menyoroti pentingnya peningkatan literasi keuangan nasional.

Menurutnya, pemahaman yang minim terhadap produk dan layanan jasa keuangan dapat menimbulkan berbagai risiko, termasuk potensi kerugian akibat praktik penipuan. Karena itu, edukasi yang berkelanjutan dinilai sangat penting agar masyarakat mampu mengenali dan memanfaatkan produk keuangan secara aman dan optimal.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan keynote speech Direktur Utama PT Jasaraharja Putera serta sesi financial planning sharing bersama Aura Quanaisha Rangkyta.

Dalam sesi tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai dasar-dasar pengelolaan keuangan, perencanaan keuangan jangka panjang, hingga pemahaman tentang produk jasa keuangan dan asuransi sebagai instrumen perlindungan.

Materi edukasi juga disampaikan oleh Branch Manager PT Jasaraharja Putera Padang, Fitri Suryadi, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif.

Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya mahasiswa yang aktif bertanya mengenai strategi pengelolaan keuangan yang relevan dengan kondisi dan kebutuhan mereka saat ini.

Rangkaian acara ditutup dengan pemaparan dari Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Sumatera Barat, Teguh Afrianto, yang memperkuat pemahaman peserta mengenai pentingnya perlindungan dan pengelolaan risiko dalam kehidupan sehari-hari.

Tak hanya fokus pada edukasi finansial, PT Jasaraharja Putera juga menunjukkan komitmennya terhadap implementasi program CSR berbasis ESG.

Pada kesempatan tersebut, perusahaan menyerahkan bantuan satu unit motor listrik pengangkut sampah kepada Universitas Negeri Padang.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Direktur Utama PT Jasaraharja Putera kepada Rektor Universitas Negeri Padang. Bantuan tersebut diharapkan mampu mendukung pengelolaan lingkungan kampus yang lebih efektif dan berkelanjutan, sekaligus mendorong penggunaan energi ramah lingkungan dalam operasional sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, PT Jasaraharja Putera menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jangkauan program literasi keuangan di berbagai daerah dan institusi pendidikan di Indonesia.

Langkah tersebut diharapkan dapat berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang cerdas finansial, memiliki perencanaan keuangan yang matang, serta kesadaran terhadap pentingnya perlindungan risiko kehidupan, sekaligus memperkuat implementasi program CSR berbasis ESG secara berkelanjutan.

Baca Juga: Perluas Jangkauan Literasi Anak Usia Dini, Mobil Pintar Askrindo Resmi Hadir di Soppeng