5. Penumpukan Racun di Otak dan Risiko Kanker

Fakta ilmiah yang cukup mengejutkan dari National Institute of Neurological Disorders and Stroke (NINDS) mengungkapkan bahwa saat tidur, otak kita bekerja menyaring dan membuang racun (toxins) yang menumpuk seharian selama kita terjaga. Tanpa tidur yang cukup, racun-racun ini akan terus mengendap di otak.

Riset juga mengaitkan insomnia kronis dengan peningkatan risiko kanker di berbagai kelompok usia. Berdasarkan jenis kelamin, risiko yang meningkat meliputi:

  • Pria: Kanker paru-paru, ginjal, dan prostat.
  • Wanita: Kanker mulut, tiroid, dan kanker saraf.

6. Ancaman Nyata Kecelakaan di Jalan Raya

Penderita insomnia memiliki risiko yang jauh lebih tinggi untuk terlibat dalam kecelakaan lalu lintas. Efek kantuk ekstrem akibat kurang tidur menurunkan tingkat kewaspadaan dan memicu terjadinya microsleep, yaitu kondisi di mana kamu tertidur secara tidak sadar selama beberapa detik. Detik-detik singkat inilah yang sering kali menjadi penyebab utama kecelakaan fatal di jalan raya.