Di tengah aktivitas yang padat, mulai dari berangkat kerja pagi-pagi, meeting siang hari, hingga olahraga sore atau buka bersama, perlindungan kulit sering kali terlupakan. Padahal, di negara beriklim tropis seperti Indonesia, paparan sinar UV dan polusi terjadi hampir sepanjang hari, bahkan saat kita lebih banyak beraktivitas di dalam ruangan.
Menariknya, meski kategori sunscreen terus bertumbuh, tingkat penggunaannya di Indonesia masih tergolong rendah. Banyak orang belum sepenuhnya memahami perbedaan sinar UVA dan UVB, atau dampak jangka panjang paparan sinar matahari seperti penuaan dini. Di sisi lain, semakin banyak pula yang mulai menyadari pentingnya perlindungan kulit setelah merasakan sendiri dampaknya.
Kondisi ini semakin relevan mengingat kualitas udara di kota besar seperti Jakarta yang kerap berada di level tinggi. Kombinasi sinar UV dan polusi yang sering disebut sebagai photopollution, dapat memicu stres oksidatif pada kulit, berkontribusi pada munculnya flek, garis halus, hingga membuat kulit terlihat lebih cepat menua.
Salah satu alasan paling umum orang enggan menggunakan sunscreen secara rutin adalah teksturnya yang terasa berat, lengket, atau sulit menyatu dengan makeup. Banyak juga yang merasa sunscreen membuat kulit lebih berminyak atau mudah “geser” saat dipakai beraktivitas.
Melihat kebutuhan ini, tren sunscreen kini bergeser. Konsumen tidak lagi hanya mencari perlindungan UV, tetapi juga manfaat tambahan seperti hidrasi, kontrol minyak, hingga fungsi sebagai primer makeup. Formula yang ringan, breathable, dan nyaman digunakan seharian menjadi pertimbangan utama.
Menjawab gaya hidup yang dinamis tersebut, La Roche-Posay menghadirkan Anthelios UVAIR™ SPF50+, sunscreen dengan sensasi ringan yang dirancang untuk penggunaan harian, terutama di iklim lembap. Dengan teknologi Zero Gram Film, produk ini membentuk lapisan perlindungan ultra-tipis sehingga terasa hampir tak terlihat di kulit, tanpa white cast dan tanpa rasa berat.
Baca Juga: Masih Perlukah Pakai Sunscreen Saat Musim Hujan?
Tak hanya itu, perlindungannya juga dilengkapi teknologi antioksidan untuk membantu melindungi kulit dari kombinasi paparan UV dan polusi. Formulanya mengandung Niacinamide dan Hyaluronic Acid untuk menjaga hidrasi sekaligus membantu mengontrol minyak, serta Thermal Spring Water khas La Roche-Posay yang dikenal nyaman untuk kulit sensitif.
Dari Indoor ke Outdoor, Tetap Terlindungi
Sunscreen bukan hanya untuk aktivitas di bawah terik matahari. Paparan sinar UV tetap ada saat kita bekerja dekat jendela, berkendara, bahkan ketika berolahraga ringan seperti padel di sore hari. Karena itu, memilih sunscreen yang nyaman dipakai ulang tanpa mengganggu makeup menjadi nilai tambah tersendiri.
Bagi yang ingin mengenal lebih jauh teksturnya, La Roche-Posay menghadirkan pengalaman interaktif di Central Park Mall pada 25 Februari hingga 8 Maret 2026. Pengunjung bisa mencoba langsung produknya, melakukan skin check, serta mengeksplorasi rangkaian sunscreen yang sesuai dengan kebutuhan kulit masing-masing.
Pada akhirnya, kunci dari rutinitas skincare yang konsisten adalah kenyamanan. Ketika sunscreen terasa ringan dan menyatu dengan gaya hidup, memakainya setiap hari pun jadi lebih mudah—bukan lagi kewajiban, melainkan kebiasaan.