Dua penceramah kondang Habib Rizieq Shihab dan Habib Bahar bin Smith baru-baru ini menggelar sebuah pertemuan tertutup. Pertemuan itu dilakukan di tengah kecaman keras yang dilakukan keduanya kepada organisasi kemasyarakatan (ormas) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya. 

Pertemuan kedua penceramah itu dibocorkan akun X @_sadewa_ dalam pertemuan itu tampak Habib Rizieq dan Habib Bahar didampingi sejumlah orang, tidak diketahui secara jelas apa saja yang dibahas dalam pertemuan itu. 

Baca Juga: Nama NU dan Muhammadiyah Disebut, Habib Rizieq Sindir Keras Ormas yang Dekat dengan Prabowo: Preman Sombong Banget!

"Apa kabar Hercules, Grib, organisasi preman, sudah siap hadapi mereka berdua?," kata akun @_sadewa_ dalam keterangan video tersebut dilansir Olenka.id Jumat (4/9/2026). 

Lebih lanjut Sadewa menyebut, gestur tubuh kedua tokoh penceramah itu sangat berbeda ketika saat berada di podium.

"Kalau diperhatikan wajah mereka saat seperti ini dengan saat di podium beda ya.," ucapnya. 

Perlu diketahui kedua penceramah baru-baru menentang keras GRIB yang dilibatkan dalam pengamanan aksi unjuk rasa pada 27 Agustus 2026 dimana ormas pimpinan Rosario de Marshall alias Hercules itu disebut-sebut sebagai biang kerok kerusuhan pasca demo.

Bahkan GRIB Jaya sempat dikait-kaitkan dengan aksi pengeroyokan yang menewaskan pedagang cermin di Pejompongan, Jakarta Pusat Bambang Setyawan. 

Habib Rizieq dan Habib Bahar mengutuk keras aksi pengeroyokan itu, bahkan Habib Bahar sempat menantang due seluruh anggota GRIB ketika mengunjungi keluarga korban. 

Berbeda dengan Habib Bahar, Habib Rizieq dalam berbagai kesempatan mendesak pengusutan kasus pengeroyokan itu seraya meminta pemerintah membubarkan GRIB Jaya.

Baginya ormas ini sangat berwatak preman, alih-alih melindungi dan mengayomi masyarakat ormas itu justru kerap bikin onar dan unjuk arogansi untuk mengintimidasi masyarakat. 

Baca Juga: Koar-koar Ajak Duel Grib Jaya, Habib Bahar Melempem Ditelepon Hercules: Langsung Ngaku Aku Abangnya dan Dia Adik!

Sementara itu, GRIB Jaya sudah berulang kali memberi klarifikasi, mereka membantah terlibat pengeroyokan yang menewaskan Bambang, mereka juga membantah membuat onar pasca demo.