Gokuniku resmi memperkenalkan diri sebagai destinasi kuliner Jepang premium di kawasan Senopati, Jakarta Selatan.
Mengusung konsep ‘Japan’s Ultimate Meat Experience’, restoran yang berlokasi di Jl. Senopati No. 46 ini menawarkan pengalaman menikmati daging berkualitas melalui sajian Sukiyaki dan Shabu-Shabu, sekaligus menghadirkan ruang privat untuk berbagai kebutuhan.
Grand Opening Gokuniku pada Senin (24/8/2026) dihadiri tamu VIP, mitra bisnis, media, dan para undangan. Kehadiran restoran ini menyasar konsumen kelas menengah atas yang tidak hanya mempertimbangkan kualitas makanan, tetapi juga kenyamanan serta pengalaman bersantap.
CEO Gokuniku, Michael, mengatakan, pemilihan Senopati sebagai lokasi pertama dilakukan karena kawasan tersebut dinilai sesuai dengan target pasar yang dibidik.
"Kalau untuk high-end, menurut saya cuma bisa di daerah Senopati atau di Menteng. Makanya untuk model ini saya pilih di Senopati," kata Michael, saat ditemui usai Grand Opening Gokuniku, di Jakarta, Senin (24/8/2026).
Michael pun menuturkan, salah satu daya tarik utama Gokuniku adalah Spicy Tomato Sukiyaki, yang menjadi menu signature restoran.
Sajian ini, lanjut dia, menawarkan perpaduan kuah sukiyaki yang manis dan gurih dengan rasa tomat yang segar serta sensasi pedas dari cabai rawit.
"Yang bikin beda itu Spicy Tomato Sukiyaki kita. Itu signature product kita," ungkap Michael.
Menurut Michael, menu tersebut lahir dari peluang yang ia lihat di pasar. Ia menilai sajian serupa belum banyak ditemukan di kawasan Senopati sehingga Gokuniku ingin menjadikannya sebagai salah satu identitas utama restoran.
"Kalau saya melihat ada opportunity. Produk ini belum ada yang pernah jual di sini. Saya ingin menekankan selalu di tomat sukiyakinya," katanya.
Inspirasi Spicy Tomato Sukiyaki diperoleh Michael setelah mencoba sajian serupa di Singapura. Namun, Gokuniku kemudian menyesuaikan karakter rasanya agar lebih sesuai dengan selera konsumen Indonesia.

"Di Singapura saya pernah coba. Menurut saya proper. Jadi kalau orang mencoba tomato sukiyaki ini selalu saya bandingkan dengan yang di Singapura," tuturnya.
Selain menu signature, kualitas daging menjadi bagian penting dari pengalaman yang ditawarkan Gokuniku. Restoran ini menyediakan pilihan daging dengan karakter berbeda, mulai dari tingkat lemak yang lebih ringan hingga daging dengan marbling tinggi.
Untuk pilihan premium, Gokuniku menggunakan daging sapi yang didatangkan dari Jepang, termasuk pilihan ribeye dari sejumlah daerah seperti Miyazaki dan Kagoshima.
Pilihan tersebut ditujukan untuk memberikan keleluasaan kepada konsumen dalam memilih daging sesuai selera.
"Kalau misalnya tidak terlalu suka yang berlemak, ada pilihan yang fat-nya lebih sedikit. Tapi, tetap lembut," kata Michael.
Harga set premium Gokuniku berada di kisaran Rp368 ribu hingga Rp1 juta, tergantung jenis daging yang dipilih. Sementara untuk makan siang, Gokuniku menyediakan paket dengan daging Australia jenis Black Angus mulai Rp188 ribu, belum termasuk pajak.
Baca Juga: 9 Restoran Berbintang Michelin Paling Unik di Dunia
Dalam kesempatan yang sama, Chef Gokuniku, Andhika, memaparkan bahwa Gokuniku menghadirkan sekitar lima pilihan daging dengan karakter yang berbeda.
Pilihan tersebut memungkinkan setiap konsumen menentukan jenis daging sesuai dengan selera, mulai dari yang memiliki marbling ringan hingga varian premium dengan marbling lebih tinggi.
“Yang paling the best itu Hida. Kalau best seller, Togarashi karena warnanya cerah dan eye catching,” tukas Chef Andhika, saat sesi live cooking.
Dijelaskannya, beragam pilihan daging tersebut dapat dinikmati dalam sejumlah sajian, termasuk shabu-shabu dan sukiyaki.

Menariknya, kata dia, proses memasak dapat dilakukan langsung di hadapan tamu sehingga pengalaman bersantap terasa lebih interaktif.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah Spicy Tomato Sukiyaki. Chef Andhika mengatakan, menu ini menawarkan perpaduan cita rasa tomat dan kuah sukiyaki yang menghasilkan sensasi manis, gurih, segar, sekaligus pedas.
“Bahan-bahan Spicy Tomato semuanya homemade. Karakternya gurih dan sweet, perpaduan antara tomat dan sukiyaki,” jelasnya.
Tak hanya Spicy Tomato Sukiyaki, Gokuniku juga menawarkan beragam pilihan hidangan lain, seperti chicken karaage, chicken teriyaki, sukiyaki, hingga Blue Steak yang menggunakan daging premium Oshu dan sirloin.

Dan, di luar pengalaman kuliner, Gokuniku juga menonjolkan konsep multiple VIP Rooms yang dilengkapi fasilitas karaoke.
Ruang privat tersebut dapat digunakan untuk private dining, family gathering, business meeting, corporate dinner, hingga berbagai perayaan.
Salah satu ruang di lantai empat bahkan memiliki kapasitas hingga sekitar 30 orang. Fasilitas ini memberikan pilihan bagi pelanggan yang membutuhkan tempat untuk berkumpul dalam suasana lebih privat dan personal.
Michael pun menjelaskan, konsep ruang privat menjadi bagian dari upaya Gokuniku memberikan pengalaman yang lebih lengkap kepada konsumen, terutama karena kebutuhan ruang eksklusif untuk makan bersama keluarga, teman, maupun kolega cukup tinggi.
Gokuniku sendiri telah beroperasi sebelum menggelar Grand Opening. Menurut Michael, restoran tersebut mulai dibuka sejak periode Lebaran dan secara bertahap mulai membangun basis pelanggan, termasuk pelanggan yang menggunakan ruang VIP.
Untuk tahap awal, Gokuniku belum menetapkan target omzet tertentu. Michael memilih fokus memperkenalkan produk dan membangun loyalitas pelanggan melalui pengalaman bersantap yang diberikan.
Ke depan, lanjut Michael, Gokuniku juga belum terburu-buru melakukan ekspansi. Fokus utama saat ini adalah memastikan restoran di Senopati dapat berkembang dan mendapatkan respons positif dari konsumen.
"Kalau ke depan sih saya berharap yang makan, yang mau cobain tomato sukiyaki ini jadi suka aja sih. Karena jujur untuk sukiyakinya menurut saya rasanya udah bisa lah diterima. Enak, segar, pedas," tutup Michael.
Baca Juga: 7 Restoran Tertua di Dunia yang Masih Beroperasi, Ada yang Berdiri Sejak Tahun 803