Michael menambahkan, tenis memiliki potensi besar untuk menjadi bagian dari aktivitas sosial yang sehat dan aspiratif.

“Sebagai CMO, fokus saya adalah membangun Metro bukan hanya sebagai toko, tetapi sebagai ecosystem brand untuk racket sports. Produk tetap penting, tetapi cara orang mengalami produk itu jauh lebih penting. Kalau kita bisa membuat orang merasa lebih connected dengan sport, dengan gear, dan dengan komunitasnya, maka brand akan tumbuh dengan cara yang lebih kuat dan organic,” jelas Michael.

Dalam sesi on-court, peserta mengikuti coaching session bersama pelatih profesional dari Aspire Academy yang memiliki pengalaman internasional, termasuk pernah menjadi hitting partner Novak Djokovic dan memiliki rekam jejak sebagai pemain ATP Top 600. Setelah itu, peserta mengikuti fun games dan product experience menggunakan The Roger Pro 3.

Baca Juga: Jadi Olahraga Favorit di Kalangan Artis, Kenali 7 Manfaat Bermain Tenis Bagi Kesehatan

Metro juga menghadirkan pilihan demo racket terbaru untuk dicoba peserta, termasuk Yonex MUSE, Yonex VCORE 2026, Babolat Pure Aero 2026, dan sejumlah model performance lainnya. Demo racket tersebut disiapkan dengan string dari ReString, sebagai bagian dari komitmen Metro dalam menghadirkan pengalaman trial dan setup racket yang lebih optimal.

“Serve & Social mencerminkan bagaimana kami melihat masa depan retail tenis. Bukan hanya soal menjual produk, tetapi bagaimana pemain bisa mendapatkan pengalaman yang lebih lengkap dari demo racket, stringing, konsultasi, sampai memahami gear yang paling cocok dengan gaya bermain mereka,” ujar Dhananjay “Jay” Kuckreja, Managing Director Metro Tennis Terminal.

Acara ini juga menghadirkan pengalaman hospitality melalui dukungan Oasis Blú, The Barrels 1767, dan Smoking Barrels, yang melengkapi suasana acara dengan F&B, mingling session, dan DJ entertainment.

Melalui Serve & Social, Metro Tennis Terminal ingin menunjukkan bahwa tenis bisa menjadi bagian dari gaya hidup yang aktif, sehat, dan personal — bukan hanya di lapangan, tetapi juga di dalam komunitas.