Merasa lelah setelah bekerja seharian merupakan hal yang lumrah. Namun, ketika pikiran terus dipenuhi masalah pekerjaan bahkan setelah jam kantor berakhir, rasa lelah tersebut bisa menjadi indikator burnout yang memengaruhi kesehatan mental. Kondisi ini rentan dialami oleh siapa saja, terutama pekerja perempuan yang kerap membagi perhatian antara tuntutan karier, keluarga, dan tanggung jawab pribadi.

Sebuah survei internal yang dilakukan oleh Payuung terhadap lebih dari 40 peserta acara kesehatan mental (didominasi oleh perempuan) mengungkapkan fakta menarik terkait pemicu utama burnout di dunia kerja.

Fakta Hasil Survei: Beban Kerja vs Kompensasi

Temuan survei menunjukkan bahwa besarnya penghasilan bukanlah faktor utama penentu tingkat stres karyawan:

  • 33% Pemicu Utama: Berkaitan langsung dengan beban kerja dan tekanan waktu (deadline).
  • 25% Faktor Manajemen: Berhubungan dengan arah komunikasi, kepemimpinan, dan manajemen perusahaan.
  • Hanya 2% Karena Gaji: Menunjukkan bahwa kompensasi finansial jarang menjadi penyebab tunggal seseorang mengalami burnout.

Hasil ini menegaskan bahwa komunikasi yang kurang efektif dengan atasan, tenggat waktu mendadak, serta sulitnya menjaga work-life balance jauh lebih berisiko merusak kesehatan mental pekerja ketimbang besaran gaji yang diterima.

Baca Juga: Sering Menunda Pekerjaan? Ini 5 Cara Menyikapinya ala James Clear

Peluncuran Layanan Konseling & Konsultasi di Aplikasi Payuung Pribadi

Menjawab tantangan tersebut, aplikasi Payuung Pribadi resmi meluncurkan fitur konseling dan konsultasi profesional pada 10 Oktober 2026, bertepatan dengan Hari Kesehatan Mental Sedunia (World Mental Health Day).

Fitur ini dirancang terpadu untuk membantu masyarakat menghadapi berbagai tekanan hidup melalui pendampingan lintas sektor:

  • Cakupan Konsultasi: Menyediakan layanan kesehatan mental (mental health), konsultasi keuangan, perencanaan karier, hingga pengembangan bisnis.
  • Fleksibilitas Durasi & Privasi: Sesi konsultasi daring berlangsung secara privat dengan pilihan durasi antara 30 hingga 150 menit.
  • Penawaran Sesi Perdana: Pengguna mendapatkan penawaran gratis 15 menit pertama pada sesi konsultasi perdana untuk setiap kategori layanan.

Keterkaitan Antara Finansial, Karier, dan Kesehatan Mental

Inovasi ini lahir dari pengalaman personal serta rekam jejak Afia Fitriati, CEO Payuung dan Fast8 People Hub, yang telah berpengalaman lebih dari satu dekade di bidang Human Resources (HR).

"Selama lebih dari sepuluh tahun berkecimpung di dunia HR, saya melihat bahwa tekanan finansial, kecemasan terhadap pekerjaan, dan kesehatan mental saling berhubungan. Masalah di satu aspek kehidupan pasti memengaruhi aspek lainnya," jelas Afia.

Melalui hadirnya aplikasi Payuung Pribadi, masyarakat diharapkan tidak lagi ragu untuk mencari dukungan profesional. Konseling hendaknya dipandang sebagai bentuk kepedulian terhadap diri sendiri (self-care), bukan sesuatu yang tabu atau harus disembunyikan.