Growthmates, menabung sering kali terdengar seperti aktivitas yang membatasi kesenangan. Berbeda dengan belanja yang bisa memberikan rasa senang secara langsung, menabung membuat seseorang harus menahan keinginan untuk menggunakan uang saat ini.

Financial Trainer sekaligus Founder QM Financial, Ligwina Hananto, melihat persoalan tersebut bukan semata-mata karena seseorang tidak mau menabung.

Menurutnya, cara pandang terhadap aktivitas menabung perlu diubah agar tidak terasa seperti sebuah larangan.

Ligwina menawarkan konsep sederhana, yaitu uang tetap boleh digunakan untuk bersenang-senang, tetapi sebagian perlu disiapkan untuk digunakan di kemudian hari.

“Menabung itu sebetulnya adalah boleh dipakai tapi nanti. Jadi tetap boleh shopping tapi nanti. Karena hidup kita itu tidak hanya untuk hari ini,” ungkap Ligwina, dikutip dari laman Instagram @qm_financial, Kamis (8/10/2026).

Menurut Ligwina, prinsip tersebut penting karena kehidupan tidak hanya berlangsung pada hari ini.

Ungkapan ‘you only live once’ atau YOLO, kata dia, seharusnya tidak dimaknai sebagai alasan untuk menghabiskan seluruh uang saat ini. Justru karena hidup hanya sekali, kondisi keuangan perlu dirawat agar dapat menopang kebutuhan hingga masa mendatang.

“Kan you only live once. It's true karena kita hanya live once, kita nggak bisa biarin hanya untuk hari ini. Hidupnya cuma satu kali, berarti kita harus merawat dari sekarang sampai nanti,” katanya.

Baca Juga: OJK Bicara Soal Habit Menabung di Kalangan Gen Z: Sekadar Simpan Uang atau Sudah Punya Tujuan Finansial?