Film Pelangi di Mars siap tayang di bioskop-bioskop Indonesia mulai 18 Maret 2026, bertepatan dengan momentum libur Lebaran.
Produser filmĀ Pelangi di Mars, Dendi Reynando, mengatakan bahwa Mahakarya Pictures merasa bangga dapat mempersembahkan film tersebut kepada masyarakat Indonesia. Ia menjelaskan, proses produksi film Pelangi di Mars memerlukan waktu lebih dari lima tahun dan melalui berbagai tantangan hingga akhirnya dapat rilis di publik.
"Ini adalah kado untuk mimpi anak-anak kita," ujar Dendi saat acara gala premiere film tersebut yang digelar di Epicentrum XXI, Jakarta, Sabtu (14/3/2026).
Baca Juga: Berkenalan dengan Livy Renata, Intip Jejak Kariernya dari Gamers hingga Main Film
Sutradara filmĀ Pelangi di Mars, Upie Guava, menyampaikan rasa haru atas terwujudnya visi yang dibangun bersama ratusan kru produksi film hingga akhirnya dapat ditampilkan di layar lebar. Ia berharap film ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda bahwa kerja keras dalam meraih mimpi, setinggi apa pun, tidak akan sia-sia.
"Saya merasa terharu sekaligus lega. Kerja keras ratusan kru yang memiliki satu visi untuk membangkitkan mimpi anak Indonesia akhirnya siap dinikmati masyarakat," ujarnya.
Selain produser Dendi Reynando dan sutradara Upie Guava, acara gala premiere tersebut turut dihadiri oleh komposer musik Eunike Tanzil serta jajaran pemeran utama, yakni Messi Gusti, Lutesha, Rio Dewanto, dan Livy Renata.
Acara tersebut juga dihadiri oleh para pengisi suara karakter robot, antara lain Bimo Kusumo (Bimoky), Kristo Immanuel, Gilang Dirga, Vanya Rivani, serta Dimitri Arditya. Selain itu, hadir para body actor yang memerankan gerakan karakter robot, yakni Almanzo Konoralma, Rika Kenja, dan Satria Towel.