Universitas Kristen Maranatha kembali menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan talenta kreatif melalui penyelenggaraan EVOLUSIA 2026. Pergelaran busana tahunan yang memasuki tahun ke-16 tersebut menghadirkan 54 tampilan busana hasil rancangan 18 desainer muda di Imah Seniman, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Kamis (5/11/2026).

Kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa Program Diploma III Seni Rupa dan Desain, konsentrasi Fashion Design, Fakultas Humaniora dan Industri Kreatif (FHIK) Universitas Kristen Maranatha, untuk memperkenalkan karya tugas akhir sekaligus merasakan pengalaman dalam lingkungan industri mode profesional.

Ketua Program Diploma III Seni Rupa dan Desain FHIK Universitas Kristen Maranatha, Grace Sahertian, mengatakan EVOLUSIA telah menjadi agenda penting yang terus dikembangkan selama 16 tahun untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa menampilkan hasil pembelajaran mereka.

“Selama 16 tahun terakhir, kami telah berupaya menghadirkan ajang profesional yang kami selenggarakan dan kembangkan sebagai wadah bagi mahasiswa untuk menampilkan karya-karya terbaik mereka,” kata Grace dalam jumpa pers EVOLUSIA 2026.

Baca Juga: Fashion Tendance 2026: APPMI Jawa Barat Angkat Kekayaan Budaya Nusantara Lewat Karya Sembilan Desainer

Menurut Grace, pergelaran tersebut bukan sekadar ajang memamerkan rancangan busana. EVOLUSIA merupakan bagian dari proses pendidikan yang mengintegrasikan kreativitas, keterampilan teknis, dan pembentukan karakter mahasiswa.

“Bagi kami, tugas akhir bukan semata-mata tentang menghasilkan karya yang estetik, indah, atau bagus secara visual. Lebih dari itu, kami ingin melihat bagaimana mahasiswa menjalani proses pendidikan selama tiga tahun dengan menerapkan nilai-nilai kedisiplinan, integritas, kepedulian, dan keunggulan,” ujarnya.

Hadirkan Pengalaman Fashion Show Profesional

Pada penyelenggaraan tahun ini, EVOLUSIA menghadirkan 54 tampilan busana di atas panggung runway. Selain peragaan, pengunjung juga dapat menyaksikan pameran eksklusif yang menampilkan 18 karya pilihan dari koleksi para desainer muda.

Melalui pameran tersebut, pengunjung memperoleh kesempatan untuk melihat detail rancangan secara lebih dekat, mulai dari pemilihan material, teknik konstruksi busana, eksplorasi tekstur, hingga gagasan kreatif yang mendasari setiap koleksi.

EVOLUSIA 2026 juga diselenggarakan melalui kolaborasi dengan Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) Jawa Barat.

Baca Juga: Tak Cuma Peragaan Busana, IN2MOTIONFEST X JMFW Buka Peluang Ekspor Modest Fashion Indonesia

Kerja sama tersebut menjadi salah satu langkah untuk mempertemukan dunia pendidikan dengan industri fashion, sekaligus memberikan kesempatan kepada mahasiswa memahami standar kerja profesional.

“Harapannya, melalui kerja sama ini, para mahasiswa desain dapat merasakan secara langsung bagaimana dunia profesional bekerja. Mereka bisa mendapatkan gambaran mengenai industri mode yang nantinya akan menjadi lingkungan tempat mereka berkarya setelah lulus,” tutur Grace.

Menurutnya, keterlibatan pelaku industri dapat memperluas wawasan dan jejaring mahasiswa, serta membantu mereka memahami berbagai peluang karier di bidang fashion.

“Kami berharap setelah menyelesaikan pendidikan, para mahasiswa dapat terjun ke industri, membangun kolaborasi, menghasilkan karya, serta terus mengembangkan cita-cita dan karier profesional mereka,” tambahnya.

Apresiasi bagi Mahasiswa Berprestasi

Sebagai bentuk penghargaan terhadap pencapaian mahasiswa selama proses pendidikan, EVOLUSIA 2026 memberikan tiga penghargaan khusus.

Cindy William Liem meraih penghargaan Best Final Project, Vinca Natamaria Kosasih memperoleh Best All Around Performance, sementara Qory Adzania Gestianty menerima penghargaan Best Presentation & Portfolio.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi atas kualitas proyek akhir, performa akademik dan kreatif, serta kemampuan mahasiswa dalam menyusun dan mempresentasikan portofolio profesional.

Baca Juga: Gandeng Desainer Lokal, Fres & Natural Hadirkan Extrait de Parfum Series: Ketika Fragrance dan Fashion Berpadu Jadi Simbol Ekspresi Diri

Melalui EVOLUSIA 2026, Universitas Kristen Maranatha berupaya memperkuat peran pendidikan desain dalam menghasilkan sumber daya manusia kreatif yang mampu beradaptasi dengan perkembangan industri.

“Kami berharap para lulusan dapat semakin siap memasuki industri mode dan berkontribusi dalam perkembangan ekosistem kreatif Indonesia. Pendidikan desain tidak hanya menghasilkan karya, tetapi juga membentuk sumber daya manusia kreatif yang memiliki karakter, daya saing, dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman,” tutup Grace.

Dengan pengalaman menampilkan karya di panggung profesional serta berinteraksi dengan pelaku industri, EVOLUSIA 2026 menjadi salah satu langkah awal bagi para desainer muda untuk mengembangkan kreativitas, membangun jejaring, dan menapaki karier di industri fashion Indonesia.