Glamazing brand skincare lokal asal Malang, menghadirkan PDRN+ Series, rangkaian moisturizer yang mengusung PDRN berbasis tumbuhan melalui dua formulasi, yakni Rose PDRN dan Cica PDRN. Kedua produk tersebut tersedia melalui kanal penjualan resmi Glamazing di Shopee dan TikTok Shop Glamazing.official. Inovasi ini menjadi bagian dari upaya Glamazing dalam menghadirkan alternatif bahan aktif yang sejalan dengan prinsip ethical innovation, tanpa mengesampingkan kebutuhan kulit.
Selama ini, PDRN dikenal luas melalui DNA salmon yang digunakan dalam berbagai perawatan kulit. Namun, perkembangan teknologi bahan baku membuka peluang pemanfaatan PDRN dari sumber tumbuhan untuk produk perawatan kulit topikal.
“Kami percaya inovasi skincare tidak harus mengorbankan nilai ethical untuk menghasilkan produk yang tetap efektif. Melalui PDRN berbasis tumbuhan, kami ingin menghadirkan alternatif bahan baku yang lebih sejalan dengan prinsip tersebut. Namun, yang terpenting bukan hanya dari mana bahan itu berasal, melainkan bagaimana keseluruhan formulanya mampu memberikan manfaat sesuai kebutuhan kulit konsumen,” ujar Yudrika Azka, Chief Marketing Officer Glamazing.
Baca Juga: Skincare Mahal vs Produk Apotek, Mana yang Lebih Efektif untuk Kulit?
Perkembangan PDRN sebagai Kandungan Perawatan Kulit
Penggunaan PDRN dalam produk perawatan kulit topikal mulai menjadi perhatian dalam penelitian di bidang perawatan kulit. Dalam konten edukasi mengenai mitos dan fakta PDRN, dr. Gio menjelaskan bahwa anggapan PDRN hanya efektif melalui injeksi tidak sepenuhnya benar.
“Merupakan mitos dan tidak sepenuhnya benar jika PDRN dianggap hanya efektif melalui injeksi. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa PDRN dalam sediaan topikal atau produk skincare juga memiliki potensi manfaat untuk perawatan kulit,” jelas dr. Gio dalam konten edukasinya.
Hal serupa disampaikan dr. Cecillia Young yang menjelaskan perkembangan teknologi PDRN berbasis tumbuhan.
“Tapi, teknologi sekarang semakin maju. Ada PDRN tumbuhan yang diolah jadi fragmen DNA berukuran kecil dan bisa diformulasikan untuk skincare,” jelas dr. Cecillia.
Perkembangan tersebut menjadi salah satu landasan pengembangan PDRN+ Series yang memadukan PDRN berbasis tumbuhan dengan bahan aktif pendukung sesuai kebutuhan kulit.
Baca Juga: Cara Memilih Skincare yang Tepat Sesuai Kondisi Kulit, Jangan Asal Ikut Tren!
Dua Formulasi untuk Kebutuhan Kulit Berbeda
PDRN+ Series hadir dalam dua pilihan moisturizer dengan kandungan dan manfaat yang disesuaikan dengan kebutuhan kulit, yaitu:
- PDRN Rose + Beta-Glucan Barrier Repair Cream: Mengombinasikan Rose PDRN, 2,5% Beta-Glucan, dan Panthenol untuk membantu menjaga hidrasi serta merawat skin barrier, khususnya pada kulit sensitif yang membutuhkan kelembapan ekstra. Produk ini telah memiliki nomor notifikasi BPOM NA18260106085.
- PDRN Cica + PAD Glow Water Gel: Memadukan Cica PDRN, 5% Azeloglicina (PAD), dan Allantoin untuk membantu menjaga kelembapan, merawat kulit berminyak dan kusam, serta memperbaiki tampilan warna kulit tidak merata dan kemerahan akibat bekas jerawat. Produk ini telah memiliki nomor notifikasi BPOM NA18260108448.
“Bagi kami, ethical innovation bukan sekadar memilih bahan baku alternatif. Kami juga ingin memastikan bahwa setiap produk dikembangkan dengan tujuan formulasi yang jelas. Karena pada akhirnya, konsumen membutuhkan skincare yang tidak hanya sejalan dengan nilai yang mereka percaya, tetapi juga nyaman digunakan dan memberikan hasil yang dapat dipertanggungjawabkan,” tambah Yudrika Azka.
Melalui PDRN+ Series, Glamazing berupaya menghadirkan pilihan perawatan kulit dengan memanfaatkan perkembangan teknologi bahan aktif berbasis tumbuhan. Kehadiran dua formulasi tersebut diharapkan dapat menjadi alternatif bagi konsumen dalam memilih moisturizer sesuai dengan kebutuhan kulit masing-masing.