PT Daya Guna Lestari melalui DGL Learning Institute bersama Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan sukses menyelenggarakan In House Training Auditor Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) bagi 80 peserta yang terdiri dari mahasiswa dan dosen. Program berlangsung selama tujuh hari dengan skema hybrid dan disebut sebagai salah satu pelatihan auditor ISPO paling komprehensif yang pernah diselenggarakan di lingkungan kampus pertanian Indonesia.

Pelatihan ini terbagi dalam tiga batch sekaligus dan dirancang untuk membekali peserta dengan kompetensi auditor ISPO berbasis regulasi terbaru. Kegiatan berlangsung melalui kombinasi dua hari sesi virtual dan lima hari pelatihan tatap muka intensif di kampus Polbangtan Medan, yang ditutup dengan praktik mock audit langsung di perkebunan PTPN IV Palmco Kebun Adolina.

Direktur Utama PT Daya Guna Lestari (DGL Learning Institute), M. Gema Aliza Putra, mengatakan program tersebut memberikan nilai tambah strategis bagi lulusan Polbangtan Medan di tengah meningkatnya kebutuhan auditor ISPO bersertifikat di industri sawit nasional.

Baca Juga: SPI Dukung Aksi Prabowo soal Ekspor Sawit Satu Pintu

“Kalau adik-adik lulus dan sudah bersertifikasi Auditor ISPO, ini akan menjadi nilai tambah yang krusial bagi para HR di luar sana. Sertifikasi ini terbatas dan eksklusif,” ujarnya dalam keterangannya.

Selama pelatihan, peserta memperoleh pembelajaran menyeluruh mengenai tujuh prinsip ISPO sesuai Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 33 Tahun 2025, mulai dari legalitas usaha perkebunan, praktik perkebunan yang baik, pengelolaan lingkungan hidup, aspek ketenagakerjaan dan sosial, rantai pasok tandan buah segar (TBS), hingga peningkatan usaha berkelanjutan.

Baca Juga: Workshop & Pasar Benih POPSI di Kendari Sultra Resmi Dibuka: Upaya Peningkatan Perekonomian Daerah 3T dengan Kelapa Sawit

Selain materi kebijakan dan regulasi dari perwakilan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI, peserta juga mendapatkan pembekalan teknik audit berbasis ISO 19011:2018 serta perhitungan gas rumah kaca (GRK) yang relevan dengan praktik keberlanjutan industri sawit.

Salah satu keunggulan utama program ini adalah praktik mock audit lapangan di PTPN IV Palmco Kebun Adolina. Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya menerima simulasi berbasis kelas, tetapi terlibat langsung dalam proses audit sebagaimana dilakukan auditor profesional.

Peserta melakukan peninjauan lapangan, pemeriksaan dokumen berdasarkan tujuh prinsip ISPO, hingga penyusunan laporan temuan audit. Pengalaman tersebut memberikan pemahaman nyata mengenai proses audit keberlanjutan di industri perkebunan kelapa sawit.

Instruktur Lead Auditor ISPO dari DGL Learning Institute menilai pengalaman praktik langsung menjadi elemen penting dalam membentuk kompetensi auditor.

“Peserta tidak hanya mendapatkan teori di ruang kelas, tetapi langsung turun ke lapangan dan mengaudit perkebunan sesungguhnya. Di sinilah kompetensi auditor yang sesungguhnya dibentuk,” katanya.

Direktur Polbangtan Medan, Dr. Nurliana Harahap, S.P., M.Si., menyebut pelatihan auditor ISPO menjadi salah satu program sertifikasi paling strategis yang pernah difasilitasi institusinya. Menurutnya, kesiapan administrasi dan registrasi program hingga tingkat Kementerian Pertanian menjadi indikator keseriusan Polbangtan Medan dalam menyiapkan lulusan siap kerja.

“Kami serius menyiapkan lulusan agar benar-benar siap menghadapi dunia usaha dan industri sawit,” ujarnya.

Pelatihan ini juga menjadi bagian dari kemitraan strategis yang telah berlangsung lebih dari dua tahun antara DGL Learning Institute dan Polbangtan Medan. Sebelumnya, kedua pihak telah berkolaborasi dalam berbagai program peningkatan kapasitas, mulai dari pelatihan asisten kebun, Leadership Academy, hingga Executive Leadership Training bagi dosen.

Sebagai lembaga pelatihan ISPO yang terregistrasi resmi di Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI, DGL Learning Institute turut menyediakan akses materi digital dan sertifikat melalui sistem Learning Management System (LMS) terintegrasi untuk memastikan keberlanjutan pembelajaran peserta pasca pelatihan.

Keberhasilan program ini semakin mempertegas komitmen Polbangtan Medan dalam menyiapkan sumber daya manusia perkebunan yang kompetitif sekaligus mendukung kebutuhan industri terhadap auditor ISPO di tengah implementasi regulasi keberlanjutan sawit nasional.