Astra melakukan pelepasan ekspor mainan hewan Coffee Wood dan Coconut Rope Dog Chew ke Eropa dan Amerika Serikat yang berasal dari salah satu desa binaan Astra, yaitu Desa Sejahtera Astra Purworejo di Jawa Tengah, Selasa (25/2/2025). Pengiriman produk bernilai Rp35 miliar, yang akan dikirim bertahap dalam setahun ini, ditandai dengan seremoni flag-off truk pertama yang membawa kontainer produk.
Pelepasan ekspor ini diresmikan oleh Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Budi Santoso, didampingi oleh Chief of Corporate Affairs Astra, Riza Deliansyah. Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Purworejo, Dion Agasi Setiabudi; Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Fajarini Puntodewi; Direktur Pengembangan Ekspor Produk Primer Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Miftah Farid; serta Direktur Promosi dan Pemasaran Produk Unggulan Desa dan Daerah Tertinggal Kemendesa PDT Republik Indonesia, Yusra.
Baca Juga: Kolaborasi Pemerintah & Swasta Bantu 18 UMKM Fesyen Ekspor Produk
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Astra dalam mendorong produk desa sehingga bisa menembus pasar Amerika dan Eropa. Ekspor produk mainan hewan kali ini merupakan awal dari ekspor UMKM di Purworejo," ujar Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Budi Santoso, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (26/2).
"Dalam 68 tahun perjalanannya, Astra tumbuh bersama masyarakat Indonesia dan senantiasa berkomitmen untuk memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat demi mendorong kemajuan bangsa agar bergerak bersama bangsa untuk hari ini dan masa depan Indonesia. Astra memiliki empat pilar kontribusi sosial berkelanjutan, yakni kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan yang turut berkontribusi dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat yang inklusif dan sejahtera," ujar Chief of Corporate Affairs Astra Riza Deliansyah.
Pelepasan ekspor ini merupakan hasil dari kolaborasi Astra dengan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia dan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia. Melalui program ini, Astra berupaya meningkatkan daya saing produk lokal, membuka akses pasar yang lebih luas, serta menciptakan ekosistem ekonomi desa yang berkelanjutan.
Sebagai bagian dari penguatan industri desa, pada kesempatan ini juga dilakukan penandatanganan prasasti sebagai tanda peresmian sentra produksi Desa Sejahtera Astra Purworejo, yang akan difungsikan sebagai pusat pengolahan dan pengemasan produk berbasis limbah kayu kopi dan sabut kelapa untuk memenuhi standar ekspor global.
Desa Sejahtera Astra Purworejo telah menjadi bagian dari binaan Astra sejak 2021. Sebelumnya, desa ini dikenal sebagai sentra produksi bulu mata palsu yang telah diekspor ke lebih dari 23 negara di Eropa dan Amerika Serikat dengan kapasitas produksi tahunan mencapai 150.000–1.800.000 unit. Dalam perjalanannya, Desa Sejahtera Astra Purworejo terus berinovasi dan melakukan ekspansi produk, termasuk pengembangan produk mainan hewan Coffee Wood dan Coconut Rope Dog Chew yang kini diproduksi di beberapa desa, seperti Popongan, Boro Wetan, Winong Lor, Winong Kidul, Boro Kulon, Candingasinan, Condongsari, Sokowaten, Sawit, dan Golok.
Sejak tahun 2021 hingga 2024, program Desa Sejahtera Astra Purworejo telah memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Program ini telah meningkatkan pendapatan masyarakat hingga 70%, menciptakan 80 lapangan kerja baru, serta memberdayakan 1.100 masyarakat dalam rantai produksi dan ekspor. Produk-produk dari desa ini telah diekspor ke berbagai negara, termasuk Meksiko, Kolombia, Amerika Serikat, Serbia, Nigeria, Brasil, Rusia, Turki, Arab Saudi, dan India, dengan total nilai ekspor mencapai Rp43,52 miliar selama periode 2021–2024.