Deputy CEO & Chief R&D Officer Paragon Corp, Sari Chairunissa, menilai industri kosmetik nasional kini memiliki daya saing yang cukup kuat untuk berkompetisi di pasar internasional.
Menurutnya, berbagai brand lokal telah membuktikan bahwa produk kecantikan Indonesia mampu diterima pasar global, khususnya di kawasan Asia Tenggara.
Sari menyampaikan optimisme tersebut berdasarkan pengalaman dan diskusinya bersama para pelaku industri kecantikan, termasuk sesama pendiri brand lokal yang rutin saling bertukar cerita dan pengalaman bisnis.
“Kita percaya bisa bersaing. Untuk di area Southeast Asia saja, menurut saya sudah ada beberapa brand lokal yang terbukti mampu bersaing, misalnya di beberapa tempat di Malaysia,” tutur Sari, di Jakarta, belum lama ini.
Ia menambahkan, kisah sukses brand Indonesia di luar negeri sebenarnya cukup banyak, hanya saja belum semuanya terekspos secara luas di media.
Menurutnya, perkembangan fenomena jastip (jasa titip) produk kecantikan Indonesia di luar negeri juga menjadi salah satu indikator tingginya minat pasar.
“Saya sering tanya, kok bisa sampai jadi jastip di luar negeri? Ternyata memang banyak peminatnya. Jadi sebenarnya banyak success story, hanya mungkin kurang pemberitaannya saja,” katanya.