PT Coway International Indonesia terus memperkuat komitmennya menghadirkan solusi rumah tangga berbasis teknologi untuk mendukung kualitas hidup masyarakat yang lebih sehat dan nyaman. Perusahaan pemurni air dan udara asal Korea Selatan itu menekankan pentingnya inovasi yang relevan dengan kebutuhan konsumen modern.

Komitmen tersebut didukung oleh Coway R&D Center, pusat riset dan pengembangan yang berfokus pada solusi air dan udara di Asia. Berdiri sejak 1993 dan berlokasi di Seoul National University Research Park sejak 2008, fasilitas ini menjadi pusat inovasi bagi pengembangan produk Coway di lebih dari 50 negara, termasuk Indonesia.

Baca Juga: Tren Hunian Sehat Meningkat, Coway Perkenalkan Dua Air Purifier dengan Desain Minimalis

Coway menyebut pusat riset tersebut didukung lebih dari 300 peneliti dengan fasilitas berstandar internasional untuk mengembangkan berbagai perangkat rumah tangga ramah lingkungan, mulai dari pemurni air, pemurni udara, bidet, hingga matras.

Selain pengembangan teknologi, riset juga dilakukan terhadap perilaku konsumen dan kondisi lingkungan di masing-masing negara.

Vice President Director Coway Indonesia, Jake Lee, mengatakan inovasi berbasis riset menjadi fondasi utama perusahaan dalam menghadirkan solusi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Baca Juga: Dukung Sustainability, Coway Kristal Ice Water Purifier Hadir dengan Fitur Eco Mode: Lebih Hemat Energi

“Bagi Coway, inovasi bukan hanya tentang menghadirkan teknologi terbaru, tetapi bagaimana teknologi tersebut dapat memberikan solusi nyata yang relevan dengan kebutuhan konsumen sehari-hari. Dengan dukungan riset global dan pengembangan teknologi yang kuat, kami terus melahirkan produk yang dirancang untuk mendukung kualitas hidup yang lebih sehat, nyaman, dan modern,” ujar Jake Lee dalam keterangannya, Rabu (28/5/2026).

Hingga 2025, Coway tercatat memiliki lebih dari 5.591 hak kekayaan intelektual. Perusahaan juga didukung tenaga ahli, termasuk water sommelier bersertifikasi dari Korea International Sommelier Association (KISA) dan Korea Water Resources Corporation (K-water), serta Certified Water Specialists (CWS) yang diakreditasi oleh Water Quality Association (WQA) Amerika Serikat.

Dalam pengembangan produk, Coway juga memanfaatkan sistem berbasis data melalui Water Map yang menganalisis sekitar 2.700 data kualitas air di 41 negara, serta Air Map Service yang mengolah lebih dari 120 miliar data kualitas udara dari berbagai kondisi lingkungan dan iklim.

Pemanfaatan riset tersebut diwujudkan melalui peluncuran dua produk pemurni udara terbaru, Squarefit dan Squarebig. Kedua perangkat dirancang dengan teknologi pemurnian udara yang dikombinasikan dengan pendekatan berbasis data kualitas udara untuk menjawab kebutuhan masyarakat modern.

Squarebig hadir untuk ruangan besar dengan cakupan hingga 79 meter persegi dan dilengkapi fitur pemantauan kualitas udara secara real-time. Sementara itu, Squarefit dirancang dengan desain ramping dan tingkat kebisingan rendah untuk hunian modern berukuran kompak.

Kedua produk tersebut juga dilengkapi teknologi Air Matching Filter yang memungkinkan pengguna menyesuaikan filtrasi udara berdasarkan kebutuhan lingkungan di rumah.

Jake Lee menambahkan, inovasi seperti Squarefit dan Squarebig menjadi wujud penerjemahan hasil riset menjadi solusi yang dekat dengan kebutuhan konsumen sehari-hari.

“Melalui inovasi seperti Squarefit dan Squarebig, kami ingin menunjukkan bagaimana riset dan teknologi dapat diterjemahkan menjadi solusi yang dekat dengan kebutuhan konsumen. Kami akan terus berinovasi untuk memastikan produk-produk yang kami hadirkan relevan dengan kebutuhan masyarakat modern saat ini,” tutupnya.