Mendiang Ciputra mengatakan, proses mengembangkan bisnis tidak bisa dilakukan tanpa tahapan yang jelas. Upaya mengembangkan bisnis mesti melewati proses panjang dan bertahap. Baginya bisnis yang baru tumbuh dan langsung berkembang menjadi perusahaan atau korporasi besar adalah sesuatu yang jarang terjadi.
Ciputra tak asal berbicara, ia memang sudah melewati proses panjang dalam mendirikan Ciputra Group. Di mana pada mulanya korporasi ini hanya bergerak di bisnis perumahan, lalu berkembang hingga pembangunan gedung besar seperti Mall dan hotel sampai dikenal sebagai sebuah perusahaan properti ternama di Indonesia.
Baca Juga: Musikal Perahu Kertas dari Novel Dee Lestari Siap Dipentaskan di Ciputra Artpreneur
“Ada scale-up, kita mulai step by step, misalnya satu proyek sama dua proyek, proyek perumahan sama dengan proyek kantor, sama dengan mall dan sebagainya. Dahulu kita hanya konsentrasi satu proyek,” kata Ciputra dilansir Olenka.id Jumat (23/1/2026).
Ciputra mengatakan, upaya mengembangkan bisnis sama halnya seperti menaiki anak tangga, ia mesti dilewati satu per satu. Apabila ada proses yang terlewat, maka risiko untuk terjatuh sangat besar.
Tak hanya itu seorang pengusaha kata Ciputra juga mesti bijak mengambil keputusan kapan waktu yang pas untuk mulai scale-up bisnis.
Menurut Ciputra waktu paling tepat untuk lanjut ke anak tangga berikutnya adalah ketika seorang pengusaha sudah sangat yakin dengan kesuksesan pada apa yang sedang ia kerjakan, tentu saja ini bukan sekadar keyakinan buta, tetapi keyakinan itu mesti berdasar pada data dan progres bisnis.
Pada fase ini, seorang pengusaha bisa mendelegasikan bisnisnya kepada orang-orang kepercayaannya, sehingga ia bisa mengerjakan bisnis berikutnya.
“Sudah yakin walaupun belum selesai, kita bisa beralih ke tangga berikut,” ucapnya.
Baca Juga: Belajar Menciptakan Peluang dari Kisah Ciputra Membangun Pondok Indah
Ciputra mengatakan, apabila sebuah bisnis menunjukan tanda-tanda kegagalan, maka keinginan untuk mengembangkan bisnis tersebut sebaiknya diurungkan untuk meminimalkan risiko.
“Jangan sampai, kalau sampai gagal dan anda sudah meloncat ke tempat yang lain, anda tidak perlu selesai,” pungkasnya.