‘Kesehatan adalah kekayaan’ sering dianggap sekadar ungkapan. Namun, maknanya justru terlihat jelas dalam laporan internal JPMorgan yang berisi diskusi para miliarder dunia.

Laporan dari tim 23 Wall JPMorgan ini dibuat dari percakapan dengan keluarga-keluarga super kaya dan para pemimpin global.

Isinya membahas cara mereka mengelola, menjaga, dan mewariskan kekayaan, karena kesalahan kecil bisa berdampak besar dalam jangka panjang.

Menariknya, laporan ini tidak hanya berbicara soal uang. Jika dibaca lebih teliti, ada cara berpikir tentang risiko, keberlanjutan, dan tanggung jawab yang juga sangat relevan dengan aset penting lainnya, yaitu kesehatan.

Dari cara para miliarder mengelola kekayaan, kita bisa belajar 3 pelajaran penting tentang menjaga kesehatan.

Dikutip dari Forbes, Selasa (20/1/2026), berikut 3 pelajaran kesehatan yang tercermin dalam cara keluarga miliarder mengelola modal mereka.

1. Apa yang Tidak Dipantau Bisa Menjadi Masalah

Para miliarder tidak pernah membiarkan uang mereka tanpa pengawasan.

Aset selalu dicatat, dipantau, dan dievaluasi secara rutin. Tujuannya bukan karena ada masalah, tetapi agar masalah tidak muncul tanpa disadari.

Sebaliknya, banyak orang, termasuk para pemimpin, jarang memantau kesehatan mereka. Selama tidak sakit, semuanya dianggap baik-baik saja.

Padahal, kesehatan yang tidak dipantau bisa menjadi risiko. Menunggu tubuh benar-benar bermasalah sebelum bertindak sering kali sudah terlambat.

Baca Juga: CEO JPMorgan Ungkap Resep Sukses: Membaca Lima Koran di Awal Hari