Bekerja dari rumah atau Work from Home (WFH) kini bukan lagi sekadar keharusan pandemi, melainkan bagian dari gaya hidup fleksibel. Namun, tantangan terbesarnya sering kali adalah menjaga produktivitas di tengah hiruk-pikuk aktivitas domestik.

Melina Ardianti Hadiatmodjo, Interior Design Manager IKEA Indonesia, menjelaskan bahwa WFH saat ini lebih bersifat opsional, sehingga penataan ruang harus menyesuaikan ritme rumah, bukan sebaliknya.

“Dulu WFH muncul karena keharusan, jadi apa pun bisa dijadikan ruang kerja dadakan. Sekarang WFH lebih seperti bonus yang datang sekali-sekali, sehingga perlu menyesuaikan ritme rumah, bukan memaksa rumah mengikuti pola kantor,” ujar Melina.

Berikut adalah 7 langkah sederhana untuk menciptakan ruang kerja yang nyaman di rumah:

1. Temukan Sudut Fokus yang Tepat

Tidak perlu ruangan khusus. Sudut kecil di ruang keluarga atau area dekat jendela bisa menjadi tempat kerja yang efektif asalkan memiliki pencahayaan yang baik dan kursi yang nyaman.

2. Beri Batas Visual Sederhana

Gunakan karpet, meja lipat, atau sekadar mengubah arah duduk untuk memberi sinyal pada otak bahwa Anda sedang dalam "mode kerja". Ritual membereskan alat kerja setelah selesai sangat membantu memisahkan waktu pribadi dan profesional.

Baca Juga: IKEA Bagikan Inspirasi Sambut Tamu Lebaran di Rumah

3. Optimalkan Pencahayaan

Cahaya alami adalah yang terbaik. Jika sudut kerja agak gelap, tambahkan lampu meja untuk mengurangi silau pada layar dan membantu konsentrasi tetap terjaga.

4. Perhatikan Postur Tubuh

Kenyamanan jangka panjang adalah kunci. Hindari bekerja di tempat tidur agar tidak mudah mengantuk.

“Yang sering terlupa adalah kenyamanan jangka panjang. Hindari bekerja di tempat tidur karena tubuh akan mudah merasa mengantuk, pastikan posisi duduk ditopang dengan baik,” jelas Melina.

5. Kelola Kebisingan secara Realistis

Gunakan elemen interior seperti karpet atau tirai tebal untuk meredam gema. Perangkat headset dengan fitur noise cancelling juga bisa menjadi solusi ampuh saat harus melakukan rapat daring di tengah suara aktivitas rumah.

6. Jaga Kerapian Area Kerja

Pastikan hanya barang yang dibutuhkan yang ada di meja. Manfaatkan rak dinding atau troli portabel agar peralatan kerja mudah dipindahkan saat jam kantor berakhir, sehingga rumah kembali ke fungsi asalnya.

Baca Juga: Rekomendasi Coffee Shop Estetik di Bogor, Nyaman untuk Nongkrong hingga Kerja

7. Bangun Rutinitas "Mulai dan Selesai"

Buat ritual kecil seperti menata meja atau menyiapkan minuman favorit sebagai tanda hari kerja dimulai. Sebaliknya, simpan semua alat kerja saat selesai untuk membantu pikiran benar-benar beristirahat.

“Kami memahami bahwa setiap rumah punya tantangannya sendiri. Karena itu, kami ingin membantu masyarakat menemukan solusi yang sesuai dengan kebutuhan, agar kegiatan bekerja dari rumah bisa lebih nyaman dan seimbang,” pungkas Ririn Basuki, ublic Relations Manager IKEA Indonesia.