Alpukat memang terkenal sebagai bahan makanan serbaguna yang lezat, mulai dari pelengkap salad, campuran smoothies, avocado toast, hingga saus guacamole. Namun, buah yang satu ini ternyata memiliki manfaat di dunia kecantikan hingga dijuluki sebagai "nature's moisturizer" atau pelembap alami dari alam.
Melansir dari laman Health, julukan tersebut bukan sekadar gimmick. Alpukat menyimpan kombinasi unik dari lemak sehat, vitamin, serta senyawa nutrisi tanaman yang bekerja dari dalam untuk mendukung kesehatan kulit secara optimal.
Mengonsumsi alpukat secara rutin dapat membantu kulit tetap terasa kenyal, kencang, dan lembap. Berikut adalah kandungan nutrisi utama di dalamnya yang bekerja menjaga kecantikan kulitmu. Simak baik-baik, ya!
1. Lemak Sehat (Oleic Acid)
Alpukat adalah salah satu dari sedikit buah yang kaya akan lemak sehat, terutama asam oleat (lemak tak jenuh tunggal yang juga ditemukan pada olive oil).
Mengingat struktur kulit manusia sebagian besar terdiri dari lemak untuk mengunci kelembapan, asupan asam oleat membantu memperkuat skin barrier, meningkatkan elastisitas, serta mendukung proses penyembuhan luka.
Kandungan lemak ini juga membantu tubuh menyerap vitamin penting pelindung kulit, seperti Vitamin A, D, dan E.
Baca Juga: Studi Terbaru: Makan Alpukat Setiap Hari Berpotensi Bantu Kendalikan Gula Darah
2. Antioksidan dan Sifat Anti-Inflamasi
Paparan polusi harian dan radiasi sinar ultraviolet (UV) menghasilkan molekul tidak stabil yang disebut radikal bebas. Molekul jahat inilah yang merusak membran sel, mempercepat munculnya kerutan, serta memicu hingga 90% tanda-tanda penuaan dini pada kulit.
Kabar baiknya, alpukat kaya akan Vitamin E, beta-karoten, lutein, zeaxanthin, dan senyawa fenolik. Antioksidan ini bekerja menetralkan radikal bebas.
Kombinasi antioksidan dengan senyawa beta-sitosterol juga memberikan efek anti-inflamasi alami untuk meredakan peradangan kronis yang sering memicu penuaan dini.
Apa Kata Studi Riset Medis?
Khasiat alpukat bukan sekadar teori. Sebuah studi klinis pada tahun 2022 menguji dampak konsumsi alpukat pada wanita selama 8 minggu. Hasilnya, kelompok wanita yang rutin mengonsumsi satu buah alpukat setiap hari mengalami peningkatan signifikan pada elastisitas dan kekencangan kulit, terutama di area dahi dan bawah mata, dibandingkan dengan kelompok yang tidak mengonsumsinya.
Dioles vs Dimakan: Bagaimana dengan Avocado Oil?
Selain dirawat dari dalam lewat makanan, alpukat juga bekerja efektif saat dioleskan langsung ke permukaan kulit dalam bentuk Minyak Alpukat (Avocado Oil).
Avocado oil mengandung konsentrasi lemak sehat dan Vitamin E yang mirip dengan buah aslinya. Tak heran, bahan ini sering dijadikan formulasi utama dalam produk krim pelembap (moisturizer) dan krim anti-wrinkle. Minyak ini bekerja mengunci kelembapan wajah secara langsung pada lapisan luar kulit.