Perjalanan Karier
Lele Laila memulai karier sebagai penulis skenario pada usia 21 tahun lewat film Sanubari Jakarta (2012). Sejak saat itu, namanya semakin dikenal sebagai salah satu penulis skenario yang banyak menggarap film bergenre horor.
Kiprahnya di genre tersebut terlihat dari deretan film populer yang ia tulis, termasuk seri Danur, Asih, KKN di Desa Penari, Ivanna, Qorin, Siksa Neraka, hingga Badarawuhi di Desa Penari.
Lele Laila juga dipercaya menulis skenario sejumlah film horor lainnya, seperti Pemandi Jenazah, Possession: Kerasukan, Do You See What I See, Pabrik Gula, dan Danur: The Last Chapter yang tayang pada 2026.
Baca Juga: Berkenalan dengan Raya Kitty dan Jejak Kariernya dari Sirkuit Balap ke Dunia Akting
Tak hanya aktif di layar lebar, Lele juga menulis skenario untuk serial web Rewrite (2019) dan Ustad Milenial (2021).
Selain itu, ia pernah menerbitkan novel Memorabilia: dalam Keabadian (2010) serta kumpulan cerpen Sanubari Jakarta (2013), yang semakin melengkapi kiprahnya sebagai penulis.
Berkat konsistensinya melahirkan berbagai karya di genre horor, Lele Laila pun beberapa kali masuk nominasi ajang penghargaan bergengsi. Namanya tercatat sebagai nominasi Penulis Skenario Terpuji di Festival Film Bandung 2014 lewat Adriana.
Kemudian, nominasi Penulis Skenario Terbaik di Indonesian Box Office Movie Awards 2018 untuk Danur: I Can See Ghosts (bersama Ferry Lesmana), serta nominasi Penulis Skenario Adaptasi Terbaik di Festival Film Indonesia 2021 untuk Asih 2. Pada 2022, ia juga kembali masuk nominasi Festival Film Wartawan Indonesia kategori Penulis Skenario Terbaik Genre Horor melalui KKN di Desa Penari dan Ivanna.