Perjalanan Karier

Agni Pratistha mulai mengenal dunia hiburan lewat ajang pencarian bakat. Pada 2003, ia mengikuti kompetisi CosmoGirl of the Year dan berhasil meraih posisi juara kedua. Setahun setelahnya, Agni mulai menjajal dunia akting dengan tampil dalam film Mengejar Matahari garapan sutradara Rudy Soedjarwo.

Namanya kemudian semakin dikenal publik setelah mengikuti ajang Puteri Indonesia. Perempuan asal Jawa Tengah ini berhasil keluar sebagai pemenang dan dinobatkan sebagai Puteri Indonesia 2006. Kemenangan tersebut sekaligus membuka kesempatan bagi Agni untuk mewakili Indonesia di ajang Miss Universe 2007.

Malam puncak Miss Universe 2007 berlangsung di Auditorium Nasional, Mexico City, pada 28 Mei 2007. Selama menjalani masa karantina, Agni mempersiapkan diri dengan mempelajari tarian Dayak. Ia juga mengenakan busana hasil karya tujuh perancang Indonesia sebagai bagian dari upayanya memperkenalkan budaya dan karya desainer Tanah Air di panggung internasional.

Setelah menyelesaikan tugasnya sebagai Puteri Indonesia, Agni kembali menekuni dunia hiburan, terutama seni peran. Pada 2012, ia tampil dalam dua film sekaligus, yakni Jakarta Hati sebagai Perempuan di segmen "Dalam Gelap" dan Cinta tapi Beda sebagai Diana Fransisca.

Baca Juga: Jadi Oma Peggy di Film Desember Jani, Intip Profil dan Jejak Karier Tutie Kirana

Karier aktingnya berlanjut lewat sejumlah film lain, seperti 9 Summers 10 Autumns (2013), Pinky Promise (2016), dan film laga Message Man (2018). Setelah itu, Agni juga membintangi film horor Pasar Setan (2024) dengan memerankan karakter Nyi Salimah.

Selain film layar lebar, Agni pernah tampil dalam film pendek Journey (2018) sebagai Sekar di segmen "Variable No. 3". Ia juga mulai merambah serial web lewat Hubungi Agen Gue! (2023) sebagai Nia Lubis, kemudian Roman Dendam (2025) sebagai Rosa, serta A dan Z: InsyaAllah Cinta (2026) dengan memerankan Umi.

Di luar layar lebar dan serial, Agni juga pernah membintangi sejumlah FTV, di antaranya Surat Cintaku yang Pertama dan D. O. (Delivery Order) (2010), Dalimun Terjebak Cinta dan Menjemput Putri Impian (2011), hingga I Hate You, Bangsal Melati, dan Cinta Chika (2012). Ia pun sempat menjajal panggung teater lewat pertunjukan Operet Bobo: Konya Konya Lonya pada 2008.

Dalam perjalanan kariernya, Agni Pratistha juga pernah masuk nominasi penghargaan. Pada 2013, ia mendapat nominasi kategori Pemeran Utama Wanita Terpuji Film Bioskop di Festival Film Bandung berkat perannya dalam film Cinta tapi Beda.