Rentang denyut jantung yang sehat ternyata tidak sama bagi setiap orang. Angka ini bervariasi tergantung pada usia, tingkat aktivitas fisik, hingga kondisi tubuh saat beristirahat, berolahraga, atau bahkan ketika sedang cemas.

Secara umum, denyut jantung saat istirahat (resting heart rate) yang normal berada di kisaran 60 hingga 100 denyut per menit (bpm).

Melansir dari laman Health, berikut adalah rincian lengkap mengenai kisaran denyut jantung normal berdasarkan usia, cara menghitungnya saat berolahraga, hingga tanda-tanda yang harus diwaspadai. Simak baik-baik, ya!

Denyut Jantung Normal Berdasarkan Usia

Menurut Dr. Ruwanthi Titano, seorang asisten profesor kardiologi di Mount Sinai Hospital, berikut adalah rentang denyut jantung normal saat istirahat sesuai kelompok usia:

  • 0–1 bulan: 100–160 bpm
  • 1–12 bulan: 80–140 bpm
  • 1–3 tahun: 80–130 bpm
  • 3–5 tahun: 80–110 bpm
  • 6–12 tahun: 70–100 bpm
  • 13 tahun ke atas: 60–100 bpm

Ada beberapa pengecualian, terutama pada atlet terlatih. Kondisi fisik yang prima membuat jantung mereka bekerja lebih efisien, sehingga denyut jantung saat istirahat bisa berada di bawah 60 bpm.

Faktor yang Memengaruhi Denyut Jantung

Selain usia dan faktor genetik, penentu utama denyut jantung seseorang adalah tingkat kebugaran kardiovaskular. Beberapa faktor lain yang turut memengaruhinya meliputi:

  • Jenis obat-obatan tertentu
  • Emosi, stres, dan kecemasan
  • Suhu lingkungan

Denyut Jantung Saat Berolahraga

Saat berolahraga, denyut jantung secara alami akan meningkat. Untuk mengetahui batasan amannya, kamu bisa menghitung dua angka penting ini:

Baca Juga: Victor R. Hartono: Olahraga Bisa Jadi Jalan Indonesia Menuju Negara Maju

  1. Denyut Jantung Maksimal (Maximum Heart Rate): Dihitung dengan cara mengurangkan angka 220 dengan usia kamu. Angka ini adalah batas tertinggi kemampuan jantungmu. Jika denyut jantung mendekati batas ini saat berolahraga, segera ambil waktu untuk beristirahat.
  2. Target Denyut Jantung (Target Heart Rate): Angka ideal yang sebaiknya dicapai saat beraktivitas fisik:
  3. Olahraga intensitas sedang: 50–70% dari denyut jantung maksimal.
  4. Olahraga intensitas tinggi (vigorous): 70–85% dari denyut jantung maksimal.

Cara Praktis Mengecek Denyut Jantung

Cara paling mudah dan akurat untuk memeriksa denyut nadi sendiri adalah menggunakan jari tangan pada empat titik utama tubuh:

  • Bagian dalam pergelangan tangan (wrist)
  • Bagian dalam siku
  • Sisi leher
  • Bagian atas kaki

Pasang timer selama satu menit penuh, lalu hitung berapa kali kamu merasakan denyut nadi tersebut. Kamu juga bisa memanfaatkan smartwatch, meskipun akurasinya terkadang bisa bervariasi.