Meski demikian, Prof. Zubairi mengingatkan bahwa mengendalikan diabetes tidak cukup hanya dengan mengganti jenis nasi. Pola hidup secara keseluruhan justru memiliki peran yang jauh lebih besar.

"Kebiasaan hidup itu amat sangat penting. Jadi intinya nasi putih boleh, nasi merah boleh. Tetapi kalau memilih nasi putih, kontrol obat dan pengaturan yang lainnya harus lebih ketat," katanya.

Lebih lanjut, Prof. Zubairi menegaskan bahwa penderita diabetes tidak harus menghindari makanan sumber karbohidrat tertentu.

Yang lebih penting, lanjut dia, adalah mengatur jenis dan porsinya dalam setiap waktu makan.

"Pasien kencing manis boleh makan nasi putih, boleh makan nasi merah, boleh makan kentang, singkong ataupun ubi Cilembu, semuanya boleh. Tetapi jangan dikombinasikan. Karbohidratnya pilih satu setiap kali makan," tegas Prof. Zubairi.

Baca Juga: Benarkah Sering Lupa di Usia 30-an Adalah Tanda Otak Menua? Ahli Beberkan Jawabannya