Dalam dunia bisnis dan kehidupan, kita sering diajarkan untuk mencari peluang. Namun, bagi Mendiang Ciputra, mencari peluang saja tidak cukup.

Menurut Founder Ciputra Group itu, seorang entrepreneur sejati justru menciptakan peluang bahkan ketika peluang itu belum terlihat oleh siapa pun.

Ciputra menjelaskan bahwa mencari peluang berarti melihat kesempatan yang sudah tersedia, lalu mencari cara untuk masuk ke dalamnya.

“Peluang itu melihat kesempatan-kesempatan yang ada. Wah, ada peluang apa untuk kita masuk. Ada jalan apa yang kita bisa tempuh untuk mencapai kesempatan tersebut,” papar Ciputra dalam sebuah video yang dikutip Olenka, Kamis (22/1/2026).

Dalam konteks ini, kata Ciputra, seseorang bertindak reaktif atau menyesuaikan diri dengan situasi yang sudah ada. Namun, menciptakan peluang adalah langkah yang jauh lebih progresif dan berani.

Ciputra pun lantas menggambarkannya dengan analogi perjalanan.

“Misalnya, Anda ingin pergi ke satu daerah. Anda mencari jalan bagaimana yang terbaik untuk pergi ke daerah tersebut. Itu mencari peluang. Tapi, Anda akan membuat jembatan, jalan baru, menuju tempat tersebut,” ungkap Ciputra.

Artinya, kata dia, jika jalannya belum ada, seorang entrepreneur visioner membangun jalannya sendiri.

Baca Juga: Pesan Ciputra kepada Para Entrepreneur: Gagal Boleh, Bangkit Wajib!

Kisah Pondok Indah

Salah satu contoh nyata dari filosofi Ciputra ini adalah pengembangan kawasan Pondok Indah. Dikatakannya, sekitar 35 tahun lalu, kawasan ini masih sulit diakses dari Kebayoran Baru. Perjalanan bisa memakan waktu hingga setengah jam karena harus berputar jauh.

Ciputra melihat potensi besar di kawasan tersebut, tetapi juga melihat satu masalah besar, yaitu akses jalan.

“Saya meninjau daerah ini. Wah, ini hebat sekali daerah ini. Bagaimana caranya? Saya membuat satu jalan Margaguna. Hanya beberapa ratus meter sehingga dari Kebayanan Baru ke Pondok Indah bukan setengah jam, cukup lima menit,” papar Ciputra.

Dijelaskan Ciputra, Jalan Margaguna itu mungkin terlihat sederhana, hanya beberapa ratus meter. Tetapi kata dia, dampaknya luar biasa, kawasan yang tadinya jauh secara waktu tiba-tiba menjadi sangat dekat secara aksesibilitas.

Tak hanya itu, nilai tanah pun meningkat, aktivitas ekonomi tumbuh, dan Pondok Indah berkembang menjadi kawasan prestisius.

“Nah itu saya mencipta peluang, bukan mencari peluang,” tandas Ciputra.

Baca Juga: Kisah Ciputra Bertubi-tubi Menghadapi Kegagalan