Co-Founder dan CEO Igloo, Raunak Mehta, mengatakan bahwa pengembangan Igi merupakan bagian dari strategi besar perusahaan dalam membangun infrastruktur asuransi yang mengandalkan AI.
“Setahun terakhir kami habiskan untuk mematangkan strategi dan infrastruktur AI-native kami. Igi membawa infrastruktur yang sama ke hadapan konsumen. Igi mendampingi pelanggan, memahami kebutuhan perjalanan mereka, merekomendasikan paket yang paling sesuai, dan menyelesaikan pembelian, kapan saja, dalam hitungan menit,” ujar Raunak.
Ia menambahkan bahwa di pasar dengan tingkat kepemilikan asuransi yang masih rendah, menyederhanakan proses pembelian menjadi langkah penting untuk memperluas akses masyarakat terhadap perlindungan finansial.
Kehadiran Igi juga menjadi jawaban atas tantangan rendahnya penetrasi asuransi di Indonesia. Saat ini, tingkat penetrasi asuransi nasional baru mencapai sekitar 2,7 persen, salah satu yang terendah di kawasan Asia Tenggara.
Meski aktivitas perjalanan internasional terus pulih pascapandemi, adopsi asuransi perjalanan masih relatif rendah. Banyak masyarakat menganggap proses pembelian produk asuransi rumit karena dipenuhi istilah teknis, tabel manfaat yang sulit dipahami, serta kebutuhan untuk membandingkan berbagai produk secara mandiri.
Melalui Igi, pelanggan dapat memperoleh panduan yang lebih sederhana dan mudah dipahami. Asisten AI ini tersedia selama 24 jam untuk membantu pengguna menemukan produk yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka tanpa harus menunggu jam operasional layanan pelanggan.
Ke depan, Igloo berencana memperluas layanan Igi ke platform WhatsApp agar dapat diakses langsung melalui aplikasi pesan yang sudah digunakan masyarakat sehari-hari.
Selain asuransi perjalanan, kemampuan penjualan berbasis percakapan yang dimiliki Igi juga akan diterapkan pada produk lain, termasuk asuransi kendaraan bermotor dan asuransi kecelakaan diri.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen jangka panjang Igloo untuk memanfaatkan kecerdasan buatan dalam memperluas akses masyarakat terhadap perlindungan asuransi sekaligus mendorong transformasi industri menuju layanan yang lebih sederhana, inklusif, dan berfokus pada kebutuhan pelanggan.
Baca Juga: Igloo Resmi Luncurkan Platform Direct-to-Consumer untuk Permudah Akses Konsumen