Artha Graha Network melalui Artha Graha Peduli (AGP) dan PT Rimba Mujur Mahkota (RMM) menyalurkan bantuan bagi warga terdampak banjir dan longsor di Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. 

Bantuan tersebut disalurkan kepada warga Desa Kampung Sawah dan Desa Setia Karya (Pasar IV Natal) sejak Kamis (27/11/2025).

Baca Juga: Deretan Bisnis Martha Tilaar Group, Racikan Unggul dari Tangan Martha Handana

Sebagai bentuk respon cepat, AGP dan PT RMM mendirikan dapur umum serta posko kesehatan 24 jam di kompleks Masjid Taqwa Muhammadiyah Natal. Dapur umum menyiapkan makanan siap saji bagi warga yang terdampak.

“Hingga 28 November, kami telah menyalurkan 1.800 bungkus makanan siap saji, dan pendistribusian akan terus berlanjut selama masyarakat membutuhkan,” ujar Humas PT RMM, Nendry Irmayanto dilansir Sabtu (29/11/2025).

Penyaluran bantuan di lapangan dipimpin oleh Andhe Hasibuan (General Manager PT RMM), Koko Hafrulidjas (Manager HRD PT RMM), serta Tim AGP. Bantuan tersebut diserahkan kepada Camat Natal, Mulia Gading SE, melalui Sekcam Nori Susanda S.Hut, dan diterima oleh Kepala Desa Kampung Sawah dan Kepala Desa Setia Karya.

Selain membuka posko kesehatan dan dapur umum, PT RMM juga mendistribusikan bantuan berupa evakuasi warga, bantuan medis, sembako, beras, mi instan, dan air mineral ke sejumlah desa terdampak banjir di Kecamatan Natal.

Pemerintah Kecamatan Natal menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan. 

“Atas nama pemerintah kecamatan, kami mengucapkan terima kasih kepada Artha Graha Peduli. Bantuan ini sangat bermanfaat dan meringankan beban masyarakat,” ujar Camat Natal melalui Sekcam.

Baca Juga: Mengenal Aurora Sri Rahayu, Perempuan di Balik Ayam Goreng Legendaris Jogja ‘Olive Fried Chicken’

Banjir dan longsor melanda beberapa wilayah di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh akibat hujan dengan intensitas tinggi sejak 24 November 2025. Hingga Jumat (28/11), BNPB mencatat di Sumatera Utara terdapat 116 korban meninggal dunia, 42 orang masih dalam pencarian, serta berbagai kerusakan infrastruktur dan rumah warga.