PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) melakukan penyesuaian susunan Direksi dan Dewan Komisaris berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada 18 Juni 2026. Dalam susunan baru tersebut, Andri Hadi ditunjuk sebagai Presiden Direktur menggantikan Anthony Prabowo Susilo yang kini mengemban amanah sebagai Presiden Komisaris.

Penguatan struktur organisasi ini menjadi langkah strategis seiring PARADISE INDONESIA memasuki fase pertumbuhan berikutnya, ditandai dengan mulai beroperasinya 23 Semarang Shopping Center, pengembangan proyek Plaza 88 Balikpapan, serta berbagai inisiatif ekspansi yang akan memperkuat portofolio aset dan sumber pendapatan Perseroan di masa mendatang.

Baca Juga: Ini Susunan Direksi PLN Terbaru Hasil RUPS 2026

“Dengan kombinasi pengalaman manajemen yang solid dan portofolio aset yang terus berkembang, PARADISE INDONESIA optimistis dapat menjaga momentum pertumbuhan yang telah terbangun selama beberapa tahun terakhir dan telah menjadi rekam jejak Perseroan dalam menjaga konsistensi realisasi proyek, memperkuat kualitas pendapatan, serta menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan," ujar Presiden Direktur PARADISE INDONESIA, Andri Hadi.

Sebagai strategi utama, perusahaan menargetkan kontribusi pendapatan berulang (recurring income) tetap terjaga kuat di atas 75% dari total pendapatan pada tahun 2026 ini, disokong oleh performa solid dari portofolio komersial dan perhotelan. Perusahaan mempertahankan rasio Net Debt to Equity (Net DER) di level 0,21x, mencerminkan disiplin alokasi modal yang ketat serta porsi utang yang sangat moderat. Keberhasilan operasional ini juga tercermin dari EBITDA Kuartal I-2026 yang meningkat 20% menjadi Rp100,67 miliar, serta catatan historis pendapatan neto akhir tahun 2025 yang tumbuh 32,9% YoY mencapai Rp1,74 triliun.

Wakil Presiden Direktur PT Indonesian Paradise Property Tbk, Surina, menyatakan, “PARADISE INDONESIA telah membangun fondasi pertumbuhan yang kuat melalui kombinasi portofolio aset berkualitas, recurring income yang dominan, neraca yang sehat, dan disiplin eksekusi proyek. Dengan dukungan tim manajemen yang diperkuat serta proyek-proyek baru yang mulai beroperasi, kami optimistis dapat terus menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi pemegang saham, pelanggan, mitra usaha, dan masyarakat.”