Karier di Kancah Internasional
Karier Agnez Mo terus menembus panggung internasional. Ia pernah dipercaya memandu red carpet American Music Awards 2010 di Los Angeles serta berduet dengan Christian Chávez lewat lagu multibahasa “¿En Dónde Estás?”.
Pada 2011, Agnez merilis album kompilasi Agnes Is My Name yang meraih penjualan lebih dari satu juta kopi dan menandai penandatanganan kontraknya dengan Sony/ATV Music Publishing. Di tahun yang sama, ia menerima penghargaan Nugraha Bhakti Musik Indonesia dan kembali meraih Anugerah Musik Indonesia.
Langkah internasional Agnez Mo semakin menguat melalui kolaborasinya dengan Chris Brown dalam lagu “Overdose” (2018) yang berhasil menembus tangga lagu Billboard. Ia juga kerap bekerja sama dengan produser kelas dunia seperti Timbaland dan Steve Aoki.
Pencapaiannya di kancah global kian diakui ketika pada 2023 Agnez menjadi penyanyi Indonesia pertama yang diabadikan dalam patung lilin Madame Tussauds Hongkong, menandai pengakuan atas kiprahnya di industri hiburan internasional.
Kolaborasi internasionalnya berlanjut melalui duet dengan Michael Bolton, serta keterlibatan dalam berbagai ajang musik global seperti MTV Europe Music Awards, Mnet Asian Music Awards, hingga ASEAN–Japan Music Festival. Pada 2017, Agnez mencatat sejarah sebagai artis Indonesia pertama yang tampil di Vogue Amerika Serikat.
Pada 2022, singel “Patience” yang dirilis di bawah label miliknya sendiri berhasil menembus tangga lagu Billboard Amerika Serikat. Terbaru, pada 2024, Agnez berkolaborasi dengan Jay Park melalui lagu “Party in Bali” yang mendapat sorotan media internasional.