Adjis Doaibu menjadi salah satu komika kenamaan Tanah Air yang juga sukses membintangi deretan judul film. Teranyar, ia kembali menyapa pecinta genre horor lewat film Perumahan Laddaland. 

Dalam film garapan sutradara Awi Suryadi ini, Adjis memerankan karakter Parto yang dikisahkan sebagai satpam perumahan Laddaland. Selain menghadirkan horor yang dibalut drama keluarga, film ini juga menyelipkan unsur komedi melalui karakter yang diperankan Adjis.

Untuk membangun adegan komedi dalam film, Adjis mengaku banyak berdiskusi dengan Awi Suryadi. Menurutnya, proses tersebut membuat unsur humor tetap menyatu dengan alur cerita tanpa mengurangi ketegangan yang dibangun dalam film. 

Terlepas dari film terbarunya, berikut telah Olenka rangkum dari berbagai sumber, Minggu (23/8/2026), untuk mengenal lebih lanjut sosok dan perjalanan karier Adjis Doaibu.

Baca Juga: Siapa Arief Didu? Intip Profil dan Jejak Kariernya dari Panggung Komika hingga Main Film

Profil Adjis Doaibu

Abdul Aziz Batubara lebih dikenal dengan nama panggungnya sebagai Adjis Doaibu. Ia merupakan pria kelahiran 3 Mei 1988 di Jakarta.

Ada cerita di balik nama panggung yang dimiliki alumni Institut Kesenian Jakarta ini. Pada 2006, Adjis sempat memandu sebuah acara musik off air berjudul We Are Pop. Nama Abdul Aziz dianggap terlalu serius untuk acara yang dipandunya oleh panitia menghubunginya. 

Adjis yang saat itu dihubungi lewat sambungan telepon tengah di pinggir jalan, spontan mengusul namanya diganti menjadi “Adjis Doaibu” setelah melihat sebuah truk bertuliskan “Doa Ibu” yang sedang melintas. Namun tak disangka, nama tersebut terus dipertahankannya hingga saat ini.

Perjalanan Karier

Adjis Doaibu mengawali perjalanan kariernya dari panggung stand up comedy. Pada 2011, ia mengikuti kompetisi Street Comedy Indonesia pertama yang digelar di Kota Bekasi dan berhasil keluar sebagai juara. 

Kemenangan tersebut membawanya tampil dalam Stand Up Comedy Show di Metro TV sekaligus membuka peluang lebih luas untuk mengembangkan karier di dunia hiburan, termasuk akting.

Sejak debut di layar lebar melalui Tak Kemal Maka Tak Sayang (2014), Adjis aktif membintangi berbagai film. Ia kemudian tampil dalam Romeo + Rinjani, Comic 8: Casino Kings Part 1, 99% Muhrim: Get Married 5, dan Ngenest pada 2015. 

Kiprahnya berlanjut lewat Cek Toko Sebelah (2016), Jomblo Ngenes, From London to Bali, The Underdogs, Jomblo: Sebuah Komedi Cinta, dan Mau Jadi Apa? pada 2017.

Baca Juga: Dodit Mulyanto dan Kariernya dari Komika hingga Main Film, Pernah Jadi Guru!

Pada tahun-tahun berikutnya, Adjis juga membintangi sejumlah film seperti Benyamin Biang Kerok, Takut Kawin, dan Rompis (2018), PSP: Gaya Mahasiswa serta Pohon Terkenal (2019), hingga Benyamin Biang Kerok 2 (2020). 

Ia kembali memerankan Yadi dalam Cek Toko Sebelah 2 (2022), sebelum tampil dalam Comic 8 Revolution: Santet K4bin3t (2025) dan Perumahan Laddaland (2026) sebagai Parto.

Tak hanya layar lebar, Adjis juga aktif membintangi berbagai serial web, termasuk Cek Toko Sebelah the Series (2018–2019), Di Balik Kubikal (2019–2020), Cek Toko Sebelah the Series 2, Cek Toko Sebelah: Babak Baru 2, hingga Cek Toko Sebelah the Series: Ada Lawan Baru. Ia juga pernah terlibat dalam film pendek Wawancara (2020) sebagai sutradara.

Di luar dunia akting, Adjis tetap aktif di dunia komedi dan televisi. Pada 2019, ia dipercaya menjadi ketua eksekutif komunitas Stand Up Indo, menggantikan Awwe yang telah menjabat selama dua periode. 

Adjis Doaibu juga pernah menjadi presenter sejumlah program televisi, seperti Newshow, Wow Banget, Wadidaw, Padi Reborn: Sang Penghibur, RT 5, Cross Check!, Celebrity Trofeo Cup, dan Arisan.