Growthmates, pergantian musim bukan hanya soal perubahan cuaca, tetapi juga bisa menjadi tantangan bagi kulit. Setelah berbulan-bulan menghadapi udara dingin dan kering, kulit dapat terasa lebih kering, kusam, sensitif, bahkan kehilangan kelembapan alaminya.
Saat musim mulai berganti, kondisi kulit pun membutuhkan perhatian dan perawatan yang berbeda. Momen ini bisa menjadi waktu yang tepat untuk mengevaluasi kembali rutinitas skincare.
Sejumlah kandungan aktif dapat membantu mengangkat sel kulit mati, mengembalikan hidrasi, menenangkan iritasi, hingga memperkuat skin barrier agar kulit tetap sehat dan tampak lebih segar.
Dikutip dari InStyle, Kamis (27/8/2026), dokter kulit merekomendasikan beberapa kandungan yang dapat menjadi andalan saat kulit beradaptasi dengan pergantian musim.
Mulai dari asam glikolat, niacinamide, vitamin C, hingga asam hialuronat, berikut 7 kandungan skincare yang bisa dipertimbangkan untuk menjaga kulit tetap lembap, halus, dan bercahaya.
1. Asam Glikolat (Glycolic Acid)
Asam glikolat membantu meluruhkan sel kulit mati dan mendukung regenerasi sel sehingga kulit tampak lebih cerah dan warnanya lebih merata.
"Bahan ini tidak hanya mempersiapkan kulit agar bahan aktif lainnya dapat meresap lebih baik, tetapi juga membantu kulit mempertahankan kelembapan serta merangsang produksi kolagen," tutur Dr. Mraz.
2. Asam Laktat (Lactic Acid)
Sama-sama termasuk AHA, asam laktat cenderung lebih cocok untuk kulit kering dan sensitif. Kandungan ini membantu menghaluskan tekstur, mencerahkan kulit kusam, sekaligus memberikan manfaat hidrasi.
"Asam laktat membantu menghaluskan tekstur dan mencerahkan kulit yang kusam akibat musim dingin, sekaligus memberikan manfaat hidrasi, menjadikannya pilihan ideal untuk masa transisi menuju musim semi," kata dokter kulit, Marisa Garshick, MD.
Baca Juga: Bukan Skincare Saja, 5 Minuman Ini Bisa Membantu Kulit Tampak Lebih Sehat
3. Niacinamide
Niacinamide atau vitamin B3 membantu menyeimbangkan produksi minyak, mengurangi kemerahan dan peradangan, serta memperkuat skin barrier. Kandungan ini juga membantu menjaga kelembapan kulit saat menghadapi perubahan cuaca.
"Niacinamide adalah nama lain dari Vitamin B3. Ini adalah vitamin anti-inflamasi yang bermanfaat untuk meredakan kemerahan serta iritasi, sekaligus membantu menjaga atau memulihkan pelindung alami kulit," jelas Dr. Mraz.
4. Vitamin C
Vitamin C dapat membantu membuat kulit tampak lebih cerah dan segar setelah melewati musim dingin. Menurut Dr. Mraz, vitamin ini juga membantu menargetkan sel-sel senesen, yaitu sel tua dan rusak yang dapat berkontribusi terhadap peradangan.
5. Asam Hialuronat (Hyaluronic Acid)
Kulit yang kehilangan kelembapan setelah musim dingin dapat terbantu dengan asam hialuronat. Bahan ini merupakan humektan yang mampu mengikat dan menahan air sehingga membantu kulit tetap terhidrasi dan tampak lebih kenyal.
"Asam hialuronat adalah humektan yang ampuh, artinya zat ini mampu mengikat dan menahan air," kata Dr. Mraz.
6. Peptida
Peptida merupakan rantai asam amino yang berperan sebagai molekul sinyal untuk mendukung aktivitas fibroblas, sel yang bertanggung jawab dalam produksi kolagen.
"Peptida adalah rantai asam amino yang berperan sebagai molekul sinyal untuk mengaktifkan fibroblas di dalam kulit, sehingga meningkatkan produksi molekul seperti kolagen, elastin, dan asam hialuronat," ungkap Dr. Mraz.
7. Asam Hipoklorit (Hypochlorous Acid)
Asam hipoklorit dapat membantu menenangkan kulit, mengurangi kemerahan dan peradangan, serta mendukung skin barrier. Kandungan ini dinilai bermanfaat ketika kulit menjadi lebih reaktif akibat perubahan musim.
"Asam hipoklorit sangat baik untuk meredakan peradangan, mengurangi kemerahan, dan mendukung pelindung alami kulit," kata Dr. Garshick.
Kandungan ini juga dapat digunakan untuk menenangkan kulit setelah berolahraga. Beberapa produk mengandung asam hipoklorit sebagai bahan utama, sementara produk lainnya mengombinasikannya dengan asam hialuronat atau niacinamide.
Baca Juga: 10 Tren Skincare yang Sebaiknya Dihentikan Menurut Dokter Kulit