3. Manfaatkan Antioksidan, tetapi Tetap Sederhana
Meski hujan turun dan matahari tidak selalu terlihat, kulit tetap terpapar berbagai faktor lingkungan. Polusi, misalnya, dapat memicu terbentuknya radikal bebas dan stres oksidatif yang berpotensi memengaruhi kesehatan kulit.
Di sinilah bahan-bahan antioksidan dapat menjadi bagian dari rutinitas skincare. Vitamin C, vitamin E, dan niacinamide merupakan beberapa kandungan yang umum digunakan dalam produk perawatan kulit.
Namun, jangan menganggap semakin banyak bahan aktif berarti semakin baik. Menggunakan terlalu banyak serum atau bahan aktif sekaligus justru dapat meningkatkan risiko iritasi, terutama jika skin barrier sedang melemah.
Jika ingin menambahkan produk baru, lakukan secara bertahap dan perhatikan respons kulit. Rutinitas yang sederhana tetapi konsisten dapat lebih bermanfaat daripada menggunakan terlalu banyak produk sekaligus.
4. Jangan Tinggalkan Sunscreen
Langit mendung selama musim hujan bukan berarti kulit terbebas dari paparan sinar ultraviolet. Sinar UV tetap dapat mencapai permukaan bumi meski intensitasnya dapat berubah tergantung kondisi cuaca.
Karena itu, sunscreen tetap menjadi bagian penting dalam rutinitas skincare harian. American Academy of Dermatology merekomendasikan penggunaan tabir surya dengan SPF 30 atau lebih tinggi.
Gunakan sunscreen sebagai langkah terakhir dalam rutinitas skincare pagi. Jika banyak beraktivitas di luar ruangan atau terkena air dan berkeringat, aplikasikan kembali sesuai kebutuhan.
Penggunaan sunscreen juga penting dalam menjaga kulit dari dampak jangka panjang paparan UV, termasuk penuaan dini dan kerusakan kulit.
5. Jangan Berlebihan Melakukan Eksfoliasi
Musim hujan terkadang membuat kulit terasa lebih berminyak sehingga muncul keinginan untuk lebih sering melakukan eksfoliasi. Namun, terlalu sering menggunakan scrub atau produk eksfoliasi dapat mengganggu skin barrier.
Eksfoliasi berlebihan dapat membuat kulit menjadi lebih kering, sensitif, kemerahan, bahkan terasa perih. Karena itu, sesuaikan frekuensi eksfoliasi dengan kondisi kulit.
Jika kulit sedang terasa nyeri, mengelupas, kemerahan, atau lebih sensitif dari biasanya, sebaiknya hentikan sementara penggunaan produk eksfoliasi dan fokus pada hidrasi serta pemulihan skin barrier.
Baca Juga: Dokter Ungkap Pentingnya Sunscreen untuk Skin Resilience dan Skin Longevity