Growthmates, telur tak hanya menjadi bahan makanan yang mudah ditemukan di dapur, tetapi juga telah lama digunakan sebagai salah satu bahan alami dalam perawatan rambut. Kandungan protein di dalamnya membuat telur kerap dipilih untuk membantu menjaga rambut tetap lembut dan terawat.
Namun, ada satu hal yang sering membuat orang berpikir dua kali untuk menggunakan masker rambut berbahan telur, yakni aroma amis yang cukup menyengat. Aroma tersebut bahkan dapat tertinggal pada rambut setelah masker dibilas.
Namun nyatanya, telur dapat dikombinasikan dengan sejumlah bahan lain yang tak hanya melengkapi perawatan rambut, tetapi juga membantu membuat aromanya lebih nyaman. Dengan begitu, Anda tetap bisa mendapatkan manfaat masker rambut berbahan telur tanpa khawatir rambut berbau seperti menu sarapan.
Dan, dikutip dari Times of India, Kamis (10/9/2026), berikut 5 kombinasi masker rambut berbahan telur yang bisa dicoba di rumah.
1. Madu, Yoghurt, dan Telur
Rambut dengan ujung yang kering dan terasa kasar bisa mencoba kombinasi madu, yoghurt, dan telur. Ketiga bahan ini menghasilkan masker dengan tekstur yang lebih lembut dan kental sehingga lebih mudah diaplikasikan dibandingkan menggunakan telur saja.
Yoghurt membantu memberikan tekstur pada masker, sedangkan madu berperan sebagai humektan yang membantu menarik dan mempertahankan kelembapan. Sementara itu, telur memberikan kandungan protein yang dapat melengkapi perawatan rambut.
Masker ini terutama ditujukan untuk membantu membuat helai rambut terasa lebih lembut dan terawat. Karena itu, jangan menganggapnya sebagai solusi instan untuk mempercepat pertumbuhan rambut.
2. Minyak Kelapa, Lidah Buaya, dan Telur
Rambut yang terasa kering dan kasar setelah keramas juga dapat dirawat menggunakan campuran lidah buaya, minyak kelapa, dan telur.
Lidah buaya memiliki tekstur ringan dan licin yang membuatnya mudah dipadukan dengan telur. Sementara itu, minyak kelapa memberikan lapisan yang lebih intens pada helai rambut sehingga dapat membantu rambut terasa lebih lembut.
Meski demikian, penggunaan minyak kelapa perlu diperhatikan. Jangan menggunakannya secara berlebihan karena terlalu banyak minyak justru dapat membuat rambut terasa berat dan lebih cepat berminyak.
Baca Juga: Risiko Kanker Payudara Naik 60 Persen karena Cat Rambut? Ini Penjelasan Pakar IPB
3. Pisang, Yoghurt, dan Telur
Bagi Anda yang menginginkan rambut lebih lembut dan mudah diatur, kombinasi pisang, yoghurt, dan telur bisa menjadi pilihan.
Pisang memberikan tekstur lembut pada masker, sedangkan yoghurt dan telur melengkapi campuran dengan kandungan protein. Setelah digunakan, masker ini diharapkan dapat membantu rambut terasa lebih lembut dan lebih mudah ditata.
Ada satu hal yang perlu diperhatikan saat membuat masker ini. Pastikan pisang benar-benar dihaluskan hingga lembut. Menghaluskannya hanya dengan garpu dapat meninggalkan potongan kecil yang kemudian menempel pada rambut dan membuat proses pembilasan menjadi lebih sulit.
4. Alpukat dan Telur
Alpukat juga menjadi salah satu bahan yang cukup populer dalam perawatan rambut rumahan, terutama bagi mereka yang membutuhkan kelembapan ekstra untuk rambut kering dan kusam.
Alpukat mengandung lipid yang membuat tekstur masker menjadi lebih kaya dan kental. Ketika dipadukan dengan telur, campuran ini mendapatkan tambahan protein, sementara minyak dapat memberikan kelembutan ekstra pada helai rambut yang kering.
Kombinasi tersebut cocok bagi pemilik rambut yang tebal dan kasar, khususnya jika bagian ujung rambut terasa sangat kering. Gunakan minyak secukupnya agar masker tidak membuat rambut terasa terlalu berat.
5. Kopi dan Telur
Bau amis telur menjadi salah satu alasan sebagian orang enggan mencoba masker rambut berbahan telur. Untuk mengatasinya, kopi dapat ditambahkan ke dalam campuran karena memiliki aroma yang cukup kuat untuk membantu menyamarkan bau telur.
Meski aromanya lebih menyenangkan, masker kopi dan telur sebaiknya tidak dianggap sebagai perawatan penumbuh rambut yang telah terbukti secara ilmiah. Bukti mengenai efektivitas penggunaan kopi secara topikal untuk merangsang pertumbuhan rambut masih terbatas.
Meski demikian, kopi tetap dapat menjadi bagian dari perawatan kulit kepala. Saat mengaplikasikannya, hindari menggosokkan butiran kopi terlalu keras pada kulit kepala karena dapat menyebabkan iritasi.
Lakukan pemijatan secara lembut, kemudian diamkan masker selama sekitar 30 menit sebelum membilasnya hingga bersih.
Baca Juga: Rambut Bebas Rontok dan Patah! Ini 8 Kebiasaan Harian yang Wajib Kamu Coba